jpnn.com, JAKARTA - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin, mengungkapkan angka insiden kecelakaan lalu lintas arus mudik Lebaran 2026 mengalami penurunan yang sangat signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
Apresiasi tinggi pun disampaikan Budi Gunadi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pengamanan arus mudik dan balik.
BACA JUGA: Satu Personel Polres Pekalongan Gugur Setelah Bertugas Kawal Arus Mudik
"Alhamdulillah, terima kasih ini Pak Menko PMK, Pak Kapolri. Insiden kecelakaan turun drastis tahun ini dari proses mudik ini," kata Budi Gunadi saat flag off One Way Nasional arus balik di Gerbang Tol Kalikangkung, Jawa Tengah, Selasa (24/3).
Menurutnya, salah satu kunci keberhasilan menekan angka kecelakaan adalah fokus pada kesehatan para pengemudi dan pihaknya telah menyediakan fasilitas cek kesehatan gratis di berbagai titik strategis.
BACA JUGA: Arus Mudik 2026, Jasa Raharja Catat Angka Kecelakaan Lalu Lintas Menurun
"Pemerintah sudah menyiapkan program Bapak Presiden Prabowo, yaitu cek kesehatan gratis terutama untuk pengemudi-pengemudi, baik kendaraan pribadi maupun umum. Karena mereka yang paling menentukan keselamatan kendaraannya," lanjutnya.
Selain faktor kesehatan fisik, Budi Gunadi juga menyoroti pentingnya manajemen waktu istirahat.
BACA JUGA: Lebih dari 270 Ribu Mobil Melintas saat Puncak Arus Mudik, Angka Kecelakaan Maut Turun Drastis
Dia mengimbau para pemudik untuk tidak memaksakan diri di jalan tol maupun jalan arteri.
"Pesan kami, perjalanan masih panjang. Setiap 3 jam kalau bisa berhenti. Terima kasih ke Jasa Marga sudah menyiapkan rest area agar pengemudi tidak ngantuk dan tidak capek. Karena itu penyebab kecelakaan yang besar," kata Budi Gunadi.
Tidak hanya di jalur tol, perhatian pemerintah juga tertuju pada keselamatan pengendara sepeda motor di jalan arteri yang dinilai lebih rawan.
Budi Gunadi mengapresiasi terobosan PT Kereta Api Indonesia (KAI) yang memfasilitasi pengangkutan sepeda motor dengan gerbong khusus.
"Tadi kami lihat satu gerbong bisa masuk 200 motor. Ini sangat membantu mengurangi kemungkinan kecelakaan motor karena letih dan padatnya jalan arteri," tambahnya.
Dia berharap dengan berbagai fasilitas kesehatan dan pengamanan yang ada, masyarakat bisa kembali ke kota asal dalam kondisi bugar untuk kembali beraktivitas.
"Mudah-mudahan masyarakat bisa kembali ke kota masing-masing, kembali hidup normal dan mulai bekerja lagi dengan sehat," pungkas Budi Gunadi.(mcr8/jpnn)
Redaktur : Djainab Natalia Saroh
Reporter : Kenny Kurnia Putra




