Bulukumba Buka Peluang Hotel, Industri Pengolahan hingga Kawasan Maritim di PSBM

terkini.id
2 jam lalu
Cover Berita

Terkini, Makassar — Pertemuan Saudagar Bugis Makassar (PSBM) didorong menjadi ajang investasi nyata yang mampu menghadirkan proyek riil dan kerja sama bisnis yang berdampak langsung bagi pertumbuhan ekonomi daerah.

Bulukumba menjadi salah satu daerah yang siap menawarkan berbagai peluang investasi konkret kepada para investor dan saudagar yang hadir dalam PSBM.

Wakil Ketua Umum KADIN Sulawesi Selatan, Syafruddin Mualla, menegaskan bahwa PSBM tidak boleh hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi harus menjadi titik awal realisasi investasi dan transaksi bisnis yang nyata di daerah.

“Kami tidak ingin PSBM hanya menjadi ajang pertemuan, tetapi harus menjadi titik awal realisasi investasi dan transaksi bisnis yang konkret di daerah,” ujar Syafruddin Mualla.

PSBM 2026

Ia menjelaskan bahwa momentum PSBM harus dimanfaatkan secara maksimal oleh pemerintah daerah dan pelaku usaha agar peluang investasi yang terbuka dapat langsung ditindaklanjuti dengan kerja sama bisnis yang jelas dan terukur.

“PSBM harus menjadi titik awal realisasi investasi. Karena itu, daerah harus siap dengan peluang nyata, bukan hanya potensi,” lanjutnya.

Sebagai Ketua KADIN Bulukumba, Syafruddin mengungkapkan bahwa Bulukumba telah menyiapkan sejumlah peluang investasi di berbagai sektor unggulan.

Mulai dari sektor pertanian, perikanan, pariwisata, perdagangan, hingga pengembangan kawasan industri dan maritim.

Menurutnya, Bulukumba tidak hanya menawarkan potensi daerah, tetapi peluang investasi yang sudah bisa langsung dikerjasamakan dengan investor.

“Bulukumba tidak hanya menawarkan potensi, tetapi peluang investasi konkret, mulai dari pengembangan industri pengolahan di sektor pertanian dan perikanan, pengolahan hasil laut, hingga kawasan maritim terpadu,” jelasnya.

Selain itu, peluang investasi juga terbuka untuk pembangunan hotel berbintang tiga hingga empat, serta kawasan perumahan modern yang dinilai akan mendukung pertumbuhan ekonomi daerah, sektor pariwisata, serta kebutuhan hunian masyarakat yang terus meningkat.

Syafruddin menegaskan bahwa fokus utama investasi yang didorong bukan hanya menarik investor masuk, tetapi memastikan adanya hilirisasi industri yang didukung penguatan sektor perdagangan agar produk daerah memiliki nilai tambah dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
“Kami ingin investasi yang masuk tidak berhenti di sektor hulu, tetapi mendorong pengolahan dan membuka akses pasar yang lebih luas, termasuk pasar ekspor,” ujar pengurus Kerukunan Masyarakat Bulukumba ini.

Ia juga menambahkan bahwa PSBM harus menjadi pintu masuk penguatan jaringan perdagangan melalui peran saudagar diaspora Bugis Makassar yang selama ini memiliki jaringan bisnis luas di berbagai daerah dan luar negeri.

“Dengan dukungan jaringan saudagar, produk-produk Sulawesi Selatan, termasuk dari Bulukumba, harus mampu menembus pasar yang lebih luas dan berkelanjutan,” tambahnya.

Menurutnya, pemerintah daerah dan KADIN Bulukumba siap menindaklanjuti setiap peluang kerja sama yang terbangun dalam PSBM agar benar-benar memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat dan daerah.

“Kami di daerah siap menindaklanjuti dan mengawal setiap peluang agar benar-benar memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” tutupnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Detik-detik WN Irak Pembunuh Cucu Mpok Nori Ditangkap di Bus
• 20 jam laludetik.com
thumb
Lonjakan Harga Minyak Bayangi Ekonomi AS, Gubernur Fed Stephen Miran Tetap Dukung Rate Cut
• 21 jam laluidxchannel.com
thumb
Kapolri Imbau Pemudik Manfaatkan WFA: Balik Bisa 25-27 Maret
• 3 jam lalukumparan.com
thumb
Pendaftaran UTBK SNBT 2026 Dibuka Besok, Berikut Panduan Lengkapnya
• 6 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Menhub: Puncak Arus Balik Lebaran 2026 Capai 285 Ribu Kendaraan
• 3 jam lalusuarasurabaya.net
Berhasil disimpan.