JAKARTA, KOMPAS.com - Kondisi jalan rusak di Jalan Daan Mogot, tepatnya di simpang lampu merah Cengkareng, dikeluhkan warga dan pengguna jalan.
Kerusakan disebut membahayakan karena terdapat sejumlah lubang dalam di titik persimpangan.
Berdasarkan pantauan di lokasi pada Selasa (24/3/2026) sore, jalan di pertemuan Jalan Lingkar Luar Dalam dan Jalan Raya Daan Mogot tampak rusak parah. Sedikitnya terdapat enam lubang besar yang tersebar di beberapa titik.
Aspal yang terkelupas membuat pelat besi sambungan jalan terlihat mencuat ke permukaan.
Di dalam lubang, tampak kerikil, struktur kawat beton, serta genangan air kecil yang berpotensi membahayakan pengendara.
Baca juga: Puncak Arus Balik di Terminal Bekasi Bakal Terjadi 2 Kali, Catat Tanggalnya
Kendaraan yang melintas terpaksa memperlambat laju untuk menghindari benturan dengan lubang-lubang tersebut.
Salah satu ojek pangkalan di sekitar Halte Rawa Buaya, Syafri (41), mengatakan kerusakan sudah terjadi sejak sekitar dua pekan lalu, usai banjir melanda kawasan tersebut.
“Udah dari pertengahan puasa, habis banjir itu. Padahal sebelumnya jalanan bagus,” ujar Syafri.
Ia menduga kerusakan dipicu curah hujan tinggi serta tingginya volume kendaraan berat yang melintas di jalur tersebut.
“Truk-truk gede banyak lewat, kemarin sempat becek banjir, mungkin itu yang bikin rusak,” katanya.
Baca juga: Kronologi Kecelakaan di PIK: Fortuner Melaju Tanpa Henti Tabrak 6 Kendaraan, 2 Orang Tewas
Syafri mengaku khawatir kondisi tersebut dapat memicu kecelakaan, terutama karena lubang sering tidak terlihat akibat tertutup kendaraan di depan.
“Kalau malam juga gelap, penerangannya minim. Kalau kenceng terus ngerem mendadak, bisa mental itu,” ucapnya.
Ia berharap pemerintah segera melakukan perbaikan sebelum menimbulkan korban.
Sementara itu, Kepala Pusat Data dan Informasi Bina Marga DKI Jakarta, Siti Dinar Wenny, mengatakan pihaknya baru menerima laporan terkait kerusakan tersebut.
Ia memastikan akan segera meneruskan laporan ke tim teknis untuk dilakukan pengecekan dan perbaikan.
“Akan dikabari ke tim teknis untuk langsung mengecek ke lokasi dan melakukan perbaikan,” ujar Wenny.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



