JAKARTA, KOMPAS.com - Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta berencana merevitalisasi Terminal Kampung Rambutan, Ciracas, Jakarta Timur.
Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo dalam menanggapi adanya banjir akibat luapan Kali Cipinang yang merendam Terminal Kampung Rambutan pada Sabtu (21/3/2026) malam.
"Sebagaimana diketahui bahwa sejak tahun 1990-an terminal ini dibangun dan belum ada penyesuaian. Seiring dengan perkembangan kawasan di mana sudah ada LRT Jabodebek dan juga layanan Transjakarta," kata Syafrin Liputo di Terminal Kampung Rambutan, Selasa (24/3/2026).
Baca juga: Arus Balik di Kampung Rambutan, Penumpang Tembus 2.133 Orang Siang Ini
Meski demikian, Syafrin menyebut proses revitalisasi masih dalam tahap perencanaan dan akan disesuaikan dengan anggaran APBD DKI Jakarta.
Sementara itu, untuk penanganan jangka pendek dan pencegahan banjir di Terminal Kampung Rambutan, pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas Sumber Daya Air (SDA).
"Kami melakukan pembersihan, di mana untuk saluran air kita harapkan ini tidak ada lagi sumbatan-sumbatan. Kami berkoordinasi dengan Dinas Sumber Daya Air Untuk dilakukan penyesuaian, khususnya terkait dengan luapan sungai di kawasan ini," jelasnya.
Baca juga: Puncak Arus Balik Lebaran 2026 di Terminal Kampung Rambutan Diprediksi 2 Kali
Sebelumnya, Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur, tergenang air pada Minggu (22/3/2026). Peristiwa tersebut viral di media sosial.
Video yang diunggah akun Instagram @lbj_jakarta memperlihatkan peron bus tergenang air, sehingga penumpang harus melintasi genangan untuk naik ke dalam bus.
Ketinggian air di Terminal Kampung Rambutan berkisar 10–20 sentimeter. Akibatnya, sejumlah penumpang terpaksa melepas sepatu atau menggulung celana agar tidak basah.
"Sejumlah penumpang tampak harus ekstra hati-hati saat melintas di area terminal yang tergenang. Kondisi ini pun membuat mobilitas warga menjadi terhambat, terutama bagi mereka yang hendak melakukan perjalanan sejak pagi hari," tulis keterangan akun instgaram lbj_jakarta.
Baca juga: Terminal Kampung Rambutan Sepi H-1 Lebaran, Tiket Masih Tersedia untuk Pemudik
Kepala Terminal Kampung Rambutan, Revi Zulkarnain, memastikan genangan air yang terjadi telah surut.
“Air mulai naik pada Sabtu (21/3/2026) pukul 22.00 WIB akibat hujan deras dan luapan Kali Cipinang. Namun, pada Minggu (22/3/2026) siang kondisi sudah kering,” ujar Revi saat dihubungi Kompas.com, Senin (23/3/2026).
Ia juga memastikan drainase di kawasan Terminal Kampung Rambutan dalam kondisi baik. Namun, tingginya intensitas hujan dan luapan Kali Cipinang menyebabkan air meluap hingga ke peron.
“Pelayanan bus antarkota dan Transjakarta tetap berjalan normal saat terjadi genangan karena ketinggian air hanya 10–20 sentimeter. Setelah surut, area langsung dibersihkan dengan penyemprotan menggunakan mobil Sudin Pemadam,” kata Revi.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang




