Pemprov NTT Siap Tindak Lanjuti Percepatan Transisi Energi Nasional Berbasis EBT

tvrinews.com
2 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Erasmus Nagi Noi

TVRINews, NTT

Pemerintah Provinsi NTT menyatakan komitmennya untuk menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo Subianto dalam rangka percepatan transisi energi nasional berbasis Energi Baru Terbarukan (EBT), termasuk target pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) sebesar 100 Gigawatt (GW).

Komitmen tersebut disampaikan Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, saat menerima kunjungan General Manager PLN NTT F. Eko Sulistyono bersama Dekan Fakultas Sains dan Teknik Undana Prof. Philiphi de Rozari dan Kepala Dinas ESDM NTT Viktor Manek di Rumah Jabatan Gubernur, Selasa 24 Maret 2026.

Gubernur Melki menegaskan bahwa kebijakan Presiden dalam mendorong peralihan dari energi fosil menuju energi bersih merupakan langkah strategis dalam mewujudkan kemandirian dan efisiensi energi nasional.

“Pemerintah Provinsi NTT siap melaksanakan arahan Presiden untuk mengembangkan energi listrik berbasis EBT di daerah,” tegas Gubernur.

Lebih lanjut disampaikan bahwa Provinsi NTT sebagai salah satu wilayah yang memiliki potensi besar dalam pengembangan energi baru terbarukan terus mendorong percepatan langkah-langkah konkret guna memastikan implementasi kebijakan tersebut berjalan efektif dan berkelanjutan.

Dalam pertemuan tersebut, dibahas secara komprehensif pemetaan potensi energi terbarukan di NTT, baik yang telah berjalan, sedang dilaksanakan, maupun yang akan dikembangkan ke depan, dengan melibatkan perguruan tinggi, salah satunya Universitas Nusa Cendana.

"Hasil pemetaan ini diharapkan menjadi dasar dalam penyusunan kebijakan daerah serta pengembangan sektor ketenagalistrikan berbasis EBT, sekaligus diintegrasikan dalam sistem pendidikan sebagai upaya peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang energi," jelasnya.

Sementara itu, General Manager PLN UIW NTT menyampaikan bahwa agenda kemandirian energi nasional merupakan momentum strategis untuk memperkuat sistem kelistrikan serta mengoptimalkan pemanfaatan EBT di wilayah NTT.

“PLN memandang ini sebagai peluang untuk memperkuat sistem kelistrikan dan memaksimalkan pemanfaatan energi terbarukan di NTT,” ujarnya.

Sebagai tindak lanjut, PLN akan memperkuat kolaborasi dengan Pemerintah Provinsi NTT, perguruan tinggi, dan para pemangku kepentingan melalui pemetaan potensi, pengkajian proyek yang telah berjalan, serta penyusunan rencana pengembangan yang terukur dan berkelanjutan.

Selain itu, akan disiapkan sejumlah lokasi prioritas sebagai proyek percontohan (pilot project) pengembangan energi berbasis EBT yang dapat direplikasi di berbagai wilayah di NTT. Melalui langkah ini, diharapkan transisi energi di Provinsi NTT dapat berjalan optimal serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, sekaligus mendukung terwujudnya kemandirian energi nasional.

Editor: Redaksi TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Puncak Arus Balik, 52 Ribu Penumpang Padati Stasiun Daop 1 Jakarta
• 12 jam laluokezone.com
thumb
Puasa Syawal Tak Harus Berurutan, Ini Penjelasan Ulama
• 12 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Howe Kesal Bruno Guimaraes Dirumorkan ke MU
• 16 jam lalumedcom.id
thumb
Lebaran dalam Perbedaan: Merawat Ukhuwah di Tengah Ikhtilaf
• 6 jam lalukumparan.com
thumb
Comeback Elkan Baggott Bikin Lini Belakang Timnas Indonesia Mewah, John Herdman Punya Banyak Opsi di FIFA Series 2026
• 5 jam lalubola.com
Berhasil disimpan.