JAKARTA, KOMPASTV - Presiden Prabowo Subianto menegaskan pemerintah tengah melakukan reformasi besar-besaran di sektor pendidikan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) dan mengejar target pertumbuhan ekonomi 8 persen.
Menurut Prabowo, perbaikan dilakukan mulai dari infrastruktur hingga digitalisasi.
“Saya sedang habis-habisan untuk perbaiki pendidikan kita. Tahun lalu kita hanya mampu 17.000 sekolah, tahun ini 70.000 sekolah. Lima tahun saya ingin selesaikan 300.000 sekolah,” ujar Prabowo, Sabtu (21/3/2026) dilansir dari Youtube Prabowo Subianto.
Selain itu, pemerintah juga mempercepat digitalisasi pendidikan dengan menghadirkan perangkat pembelajaran interaktif di hampir seluruh sekolah, termasuk di wilayah terpencil.
Teknologi ini memungkinkan siswa mengakses materi pelajaran secara lebih luas dan menghadirkan sistem pembelajaran hybrid.
“Kita sekarang sudah taruh interactive flat panel di hampir semua sekolah. Yang paling terpencil, yang 3T, sekarang sudah dapat ini semua,” kata Prabowo.
Prabowo menilai peningkatan kualitas pendidikan menjadi kunci untuk mendorong produktivitas tenaga kerja, terutama di tengah perkembangan teknologi seperti kecerdasan buatan (AI).
Presiden optimis, dengan perbaikan SDM serta program pembangunan lain seperti perumahan dan koperasi, pertumbuhan ekonomi Indonesia dapat melampaui target.
Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!
Produser: Yuilyana
Thumbnail Editor: Galih
Baca Juga: Eks Menag Yaqut Kembali ke Rutan KPK Usai Jadi Tahanan Rumah | BERITA UTAMA
Penulis : Yuilyana
Sumber : Kompas TV
- prabowo
- sekolah indonesia
- presiden prabowo
- target presiden
- sdm indonesia




