Kapolri Naikkan Pangkat Personel Polda Riau yang Gugur Saat Operasi Ketupat

detik.com
7 jam lalu
Cover Berita
Kampar -

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menaikkan pangkat Aiptu Apendra, personel Polda Riau yang gugur saat melaksanakan tugas Operasi Ketupat Lancang Kuning 2026. Aiptu Apendra naik pangkat setingkat lebih tinggi menjadi Ipda (Anumerta).

Kapolres Kampar AKBP Boby Ramadan Putra Sebayang mengatakan kenaikan pangkat tersebut tertuang dalam surat keputusan Kapolri tanggal 23 Maret 2026, yang menetapkan almarhum sebagai anggota Polri yang gugur dalam tugas, memberikan penghargaan Satyalancana Karya Bhakti Lencana Baik (KPLBA), menetapkan kenaikan pangkat secara luar biasa anumerta.

AKBP Boby mengatakan Ipda (Anumerta) Apendra merupakan sosok Bhayangkara Polri yang menjalankan semangat Polri Bhineka Tunggal Ika-Bhakti untuk Rakyat. Ia juga menyebut Ipda (Anumerta) Apendra adalah sosok anggota Polri yang berdedikasi dalam tugas-tugasnya.

"Selama tiga hari berturut-turut, beliau menjalankan tugas dengan penuh dedikasi, tanpa pernah mengeluh meskipun tubuh sudah menunjukkan tanda-tanda kelelahan. Itu adalah bukti nyata bahwa beliau lebih mengutamakan keselamatan masyarakat daripada kondisi dirinya sendiri," jelas Boby dalam keterangannya, Selasa (24/3/2926).

Boby menambahkan dedikasi dan semangat Ipda (Anumerta) Apendra patut menjadi tauladan personel Polres Kampar lainnya. Dengan kegigihannya dalam bertugas, Ipda (Anumerta) Apendra juga dinilai layak mendapatkan penghargaan dari Kapolri.

"Penghargaan yang diberikan oleh Kapolri adalah pengakuan yang sangat layak, dan kami berjanji akan menjaga semangatnya tetap hidup dalam setiap langkah kerja kami di Polres Kampar," imbuhnya.

Baca juga: Polisi di Riau Gugur Saat Pengamanan Malam Takbiran Idul Fitri

Pemakaman Ipda (Anm) Apendra yang gugur saat menjalankan tugasnya mengamankan malam takbiran Idul Fitri 1447 Hijriah, di Kampar, Riau. Foto: (Dok Istimewa)
Kronologis Ipda (Anm) Apendra Gugur

Ipda (Anm) Apendra meninggal dunia pada Sabtu (21/3) dini hari. Almarhum sebelumnya dibawa ke rumah sakit setelah mengeluhkan kelelahan dan sesak napas usai melakukan pengamanan malam takbiran pada Operasi Ketupat Lancang Kuning 2026.

Almarhum resmi bertugas pada Operasi Ketupat Lancang Kuning pada Jumat (20/3). Meskipun kondisi fisiknya sudah mulai menunjukkan tanda-tanda kelelahan akibat padatnya jadwal, Apendra tidak pernah mengeluh atau meminta untuk diganti.

"Beliau tetap berdiri tegak di posnya, memastikan setiap langkah masyarakat dalam merayakan malam kemenangan berjalan aman dan khidmat," imbuhnya.

Hingga sekitar pukul 01.00 WIB pada hari Sabtu, 21 Maret 2026, Apendra masih bertugas di dekat Kantor Camat Kampar, almarhum akhirnya mengeluhkan rasa kelelahan yang luar biasa disertai sesak napas. Rekannya, Bripka Fitriadi Solihan, segera membawanya dengan kendaraan bermotor roda empat (KBM R-4) menuju Puskesmas Kampa untuk mendapatkan pertolongan pertama.

"Namun, dalam perjalanan, kondisi almarhum semakin memburuk hingga tidak sadarkan diri," imbuhnya.

Sesampainya di Puskesmas Kampa, tim medis segera melakukan tindakan resusitasi (Cardiopulmonary Resuscitation/CPR), namun kondisi tidak membaik. Ia langsung dirujuk ke Rumah Sakit Aulia Pekanbaru, dan sekira pukul 02.39 WIB, Apendra dinyatakan telah meninggal dunia.

Baca juga: Polisi Sikat Tambang Ilegal di Sungai Bawang Kuansing, Rakit PETI Dimusnahkan




(mea/maa)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Viral di Madiun! Bus Pariwisata Senggol Polisi Saat Putar Balik Berujung Bersitegang
• 16 jam lalurctiplus.com
thumb
”Pariwi-Soto” ala Arek Suroboyo yang Tak Mudik
• 20 jam lalukompas.id
thumb
Warga Antusias! BPKH Berangkatkan 675 Pemudik Balik Kerja ke Jabodetabek dari Yogyakarta
• 18 jam lalukompas.tv
thumb
Tol Jakarta–Merak Mulai Sepi di H+3 Lebaran 2026
• 18 jam lalutvrinews.com
thumb
YLBHI Nilai Kasus Andrie Yunus Perlu Diusut Lewat Tim Independen
• 5 jam laluliputan6.com
Berhasil disimpan.