Israel Bingung, Pertahanan Udara ‘Canggih’ Terus Dibobol Rudal Iran

republika.co.id
3 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, TEL AVIV – Rudal Iran kembali berhasil membobol sistem pertahanan udara Israel dan menimbulkan kerusakan parah di pusat Tel Aviv. Penyelidikan dilakukan militer Israel atas hal yang sebelumnya juga terjadi dalam serangan ke kota nuklir Dimona dan Arad tersebut.

Dilansir the Times of Israel, Angkatan Udara Israel menyatakan sedang menyelidiki kegagalan menembak jatuh rudal balistik Iran yang menghantam Tel Aviv Selasa pagi. 

Baca Juga
  • Laporan: Berperang dengan Iran, Tentara AS Runtuh Moral, 'Kami tak Mau Mati untuk Israel'
  • Rudal Iran Kembali Hujani Israel, Tel Aviv Luluh Lantak
  • Iron Dome Israel Jebol : Teknologi Rp 600 Triliun Kalah oleh Drone Rp 200 Juta

Menurut pihak militer, rudal Iran membawa hulu ledak konvensional, bukan bom curah. Sebelumnya, kegagalan Israel menghalau kerap disematkan pada penggunaan bom curah tersebut oleh Iran.

IDF mengatakan beberapa upaya untuk mencegat rudal telah dilakukan, namun pertahanan udara gagal menjatuhkan proyektil tersebut.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Channel 12 Israel melaporkan bahwa sebuah rudal Iran menargetkan Tel Aviv pada Selasa pagi sebagai bagian dari “Gelombang ke-78.” Rudal itu berisi hulu ledak fragmentasi yang terbagi menjadi empat bom, masing-masing berbobot 100 kilogram, menyebabkan kerusakan luas dan puing-puing berjatuhan di delapan lokasi berbeda di kota tersebut.

Tim darurat Israel bekerja di lokasi serangan rudal Iran di daerah perumahan di Tel Aviv, Israel, 24 Maret 2026. - (EPA/ABIR SULTAN)

Dalam penilaian awal atas serangan ini, layanan ambulans Israel melaporkan enam orang cedera dan kerusakan pada gedung berlantai empat setelah serangan langsung, sementara tim penyelamat terus menyisir lokasi yang menjadi sasaran di tengah ledakan yang sedang berlangsung. 

Garda Revolusi Iran Selasa pagi mengumumkan peluncuran operasi militer gelombang ke-78, yang dijuluki “Janji Sejati 4,” yang mencakup sasaran luas jauh di dalam wilayah pendudukan.

Garda Revolusi mengkonfirmasi penggunaan rudal balistik Emad dan Qadr dengan banyak hulu ledak, juga peluncuran drone. Serangan itu menargetkan Eilat, Dimona dan utara Tel Aviv, mengkonfirmasi adanya korban jiwa dan kerugian besar di fasilitas industri militer, hanggar jet tempur, dan konsentrasi pasukan. 

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Republika Online (republikaonline)

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Polda Sumsel Amankan Tempat Wisata Hingga Lokasi Ziarah Selama Libur Lebaran
• 15 jam laludetik.com
thumb
Veda Ega Pratama Siap Taklukkan Moto3 GP Amerika Serikat 2026
• 4 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Nasib pedagang telur asin Brebes di persimpangan Tol Trans Jawa
• 3 jam laluantaranews.com
thumb
Mengapa ”Chatbot” AI Bisa Menjadi Teman bagi Manusia yang Kesepian?
• 8 jam lalukompas.id
thumb
Pak Polisi Ini Kelelahan Urai Macet Arus Balik hingga Duduk di Pinggir Jalan
• 9 jam laluokezone.com
Berhasil disimpan.