Filipina Tetapkan Darurat Energi, Dampak Konflik Timur Tengah Picu Lonjakan Harga BBM

okezone.com
15 jam lalu
Cover Berita

MANILA - Pemerintah Filipina menetapkan status darurat energi nasional di tengah dampak konflik di Timur Tengah yang memicu gejolak pasokan dan harga energi global.

Presiden Ferdinand Marcos Jr. menandatangani perintah eksekutif untuk menjaga stabilitas energi, menyusul ancaman terhadap ketersediaan pasokan dalam negeri.

Baca Juga :
Pamerkan Bangkai LUCAS, Iran Klaim Tembak Jatuh 131 Drone AS

“Bahaya terhadap ketersediaan dan stabilitas pasokan energi menjadi dasar langkah ini,” demikian pernyataan pemerintah seperti dilansir dari bbc, Selasa (24/3/2026).

Konflik yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel dengan Iran, serta terganggunya jalur pelayaran utama di Selat Hormuz, telah mengguncang pasar energi global. Dampaknya, harga minyak melonjak tajam dan memicu kelangkaan di sejumlah negara.

Baca Juga :
Hari Ke-24 Perang: Klaim Ada Pembicaraan, AS dan Israel Tetap Serang Infrastruktur Energi Iran

Melalui kebijakan darurat ini, pemerintah memiliki kewenangan lebih luas untuk mengamankan distribusi energi dan kebutuhan pokok. Sebuah komite khusus dibentuk untuk mengawasi penyaluran bahan bakar, makanan, obat-obatan, serta barang penting lainnya.

 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Arus Balik: One Way ke Jakarta Dimulai, 22 Gardu Tol Cikampek Dibuka
• 19 jam lalubisnis.com
thumb
Bukan Cuma Ikuti KDM, Kesederhanaan Gubernur Malut Sherly Tjoanda saat Momen Lebaran Bikin Salfok Warganet
• 10 jam lalutvonenews.com
thumb
Fortuner Ugal-ugalan Nyalip dari Bahu Jalan Sebelum Tabrakan di Tol Andara
• 4 jam laludetik.com
thumb
Mendagri Sebut Skema WFH Sudah Diputuskan, Akan Diumumkan Menko Perekonomian
• 19 menit lalukumparan.com
thumb
Truk Sumbu Tiga Dilarang Melintas di Tol Krapyak-Kaligawe saat Arus Balik Lebaran
• 1 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.