Sebelum Dibunuh Mantan Suami, Cucu Mpok Nori 3 Kali Keguguran

kompas.com
4 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com- Keluarga cucu seniman Betawi Mpok Nori, Dwintha Anggary, mengungkap fakta bahwa Dwintha sempat tiga kali keguguran.

Selain itu, pembunuh Dwintha yang juga suami sirinya asal Irak, Rashad Fouad Tareq Jameel alias Fuad, sering bertindak kasar terhadap korban.

Penjelasan itu disampaikan saudara korban, Dana Seftia, usai diperiksa 12 jam di Mapolda Metro Jaya.

“Kalo keguguran iya, benar. Terus kalau misalkan selanjutnya nanti perkembangannya tinggal dilihat saja (penyidikannya),” kata Dana di Mapolda Metro Jaya, Selasa (24/3/2026) malam.

Dana mengungkapkan, pihak keluarga sebetulnya tak begitu mengenal Fuad, karena keterbatasan bahasa.

Namun, mereka mengetahui Fuad sebagai sosok yang sering menggunakan nada tinggi saat berbicara pada Dwhinta.

Atas kekejaman pelaku, Dana meminta agar Fuad dijatuhi hukuman yang setimpal dengan perbuatannya.

“Yang penting tolong dibantu terus saja biar perkembangan ini berlanjut terus, biar pelaku juga dihukum seadil-adilnya,” kata Dana.

Baca juga: Cemburu, Cekcok, hingga Pembunuhan Tragis Cucu Mpok Nori

Sementara, kakak korban, Aji, mengaku ditanyain tentang korban oleh penyidik.

“Capek banget ini. Pertanyaannya sudah banyak, tentang korban. Soalnya sudah 12 jam saya di dalam,” kata Aji.

Baca juga: Cucu Mpok Nori Sempat Dicari Keluarga: Pintu Kontrakan Terkunci, Sandal Enggak Ada

Sebelumnya diberitakan, Dwintha yang merupakan cucu seniman legendaris Betawi, Mpok Nori, ditemukan tewas di kontrakannya di Cipayung, Jakarta Timur, pada Sabtu (21/3/2026) dini hari.

Dwintha dibunuh mantan suami sirinya yang merupakan warga negara Irak, Rashad Fouad Tareq Jameel alias Fuad, pada Jumat (20/3/2026) malam karena cemburu dan korban menolak diajak rujuk.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Fuad ditangkap di Tol Tangerang-Merak saat berusaha melarikan diri ke Pulau Sumatera untuk selanjutnya kembali ke negara asalnya.

Kini, Fuad telah ditetapkan sebagai tersangka pembunuhan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Sepanjang 2025, Tokocrypto Jalin 1.000+ Kemitraan dan Perluas 480 Aset Kripto Berbasis Rupiah
• 21 jam laluantaranews.com
thumb
Puncak Arus Balik Lebaran 2026 di Bakauheni-Merak Terjadi Hari Ini, ASDP Prediksi Gelombang Kedua Akhir Maret
• 1 jam lalupantau.com
thumb
Bukan Sekadar Strategi! John Herdman Fokus Bentuk Identitas Baru Skuad Garuda Jelang FIFA Series 2026
• 3 jam lalumedcom.id
thumb
Polres Cianjur Percepat Sistem Satu Arah di Jalur Puncak untuk Antisipasi Lonjakan Arus Balik Lebaran 2026
• 8 jam lalupantau.com
thumb
KPK Ungkap Kondisi Kesehatan Gus Yaqut: GERD Akut Hingga Asma
• 14 jam laluliputan6.com
Berhasil disimpan.