JAJARAN Polsek Cibatu bergerak cepat merespons laporan masyarakat terkait aksi pelemparan batu yang menyasar kendaraan pemudik di jalur utama Bandung menuju Tasikmalaya. Insiden tersebut terjadi di Kampung Sukamulya, Desa Sukamerang, Kecamatan Kersamanah, Kabupaten Garut, pada Selasa (24/3/2026).
Pelaku yang sempat meresahkan pengguna jalan tersebut diduga merupakan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ). Aksi nekatnya di jalur arteri sempat memicu kekhawatiran para pemudik yang melintas di wilayah utara Garut tersebut.
Kapolsek Cibatu AKP Amirudin Latif mengonfirmasi bahwa pihaknya langsung menerjunkan personel ke lokasi kejadian sesaat setelah menerima laporan. Petugas berhasil mengamankan seorang pria yang diduga kuat sebagai pelaku pelemparan.
Baca juga : Polisi Periksa Kejiwaan Pelaku Mutilasi di Garut
"Kami menerima laporan adanya dugaan pelemparan batu terhadap kendaraan pemudik. Anggota Polsek Cibatu segera bergerak untuk melakukan pengecekan dan pengamanan situasi. Hasilnya, seorang pria diduga pelaku berhasil kami amankan," ujar Amirudin, Selasa (24/3/2026).
Koordinasi dengan TKSK dan Penanganan MedisBerdasarkan pemeriksaan awal, pria tersebut diduga mengalami gangguan jiwa dan berasal dari wilayah Tasikmalaya. Hingga saat ini, identitas lengkap pria tersebut belum diketahui secara pasti.
Guna memastikan penanganan yang tepat dan mencegah kejadian serupa terulang, polisi membawa pria tersebut ke puskesmas terdekat sebelum diserahkan ke pihak berwenang.
Baca juga : Dipotong Jadi 12, Pelaku Mutilasi di Garut Juga Makan Mentah-mentah Sebagian Daging Korban
"Pria yang diduga ODGJ ini akan kami serahkan kepada Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Kersamanah untuk penanganan lebih lanjut. Saat ini, yang bersangkutan sudah mendapatkan penanganan medis sementara di puskesmas," jelasnya.
Imbauan Keamanan bagi PemudikMeskipun aksi pelemparan sempat terjadi, AKP Amirudin menyebutkan hingga saat ini pihaknya belum menerima laporan resmi mengenai kerusakan kendaraan dari para pemudik. Polsek Cibatu terus melakukan pendataan dan meningkatkan intensitas patroli di titik-titik rawan sepanjang jalur mudik.
Kepolisian berkomitmen untuk memastikan keamanan dan kenyamanan para pengguna jalan selama masa arus mudik 2026. Respon cepat terhadap setiap laporan gangguan kamtibmas menjadi prioritas utama jajaran Polsek Cibatu.
"Kami mengimbau masyarakat agar segera melapor apabila menemukan kejadian yang berpotensi mengganggu keamanan supaya pihak kepolisian dapat segera menindaklanjuti," pungkas Amirudin.
Bagi para pemudik yang melintasi jalur Bandung-Tasikmalaya via Kersamanah, diimbau untuk tetap waspada dan memantau kondisi lalu lintas terkini melalui kanal resmi kepolisian atau media massa terpercaya. (H-3)





