AS-Iran Tensi Tinggi, RI Tumbuh Tinggi

metrotvnews.com
5 jam lalu
Cover Berita

Di tengah bayang-bayang krisis energi akibat eskalasi konflik Amerika Serikat dan Iran, ekonomi Indonesia justru menunjukkan resiliensi yang luar biasa. Laporan terbaru The Economist menempatkan Indonesia dalam kuadran "Strong Buffer", menilai RI memiliki bantalan kuat menghadapi guncangan global.

Pertumbuhan ekonomi triwulan pertama (Q1) 2026 diprediksi menembus angka 5,5% hingga 5,7%, sebuah rekor tertinggi sejak pandemi Covid-19. Perputaran uang selama Ramadan dan Lebaran yang mencapai Rp417 triliun, ditambah stimulus THR sebesar Rp55 triliun, menjadi mesin utama penggerak konsumsi domestik.

Presiden Prabowo Subianto menyatakan optimismenya bahwa target pertumbuhan 8% tetap realistis meski dunia sedang bergejolak. Namun, tantangan besar menanti: apakah pertumbuhan ini hasil dari fundamental yang kokoh atau sekadar berkah musiman dari siklus hari raya?


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kritik KPK, Sahroni Usul Pengajuan Tahanan Rumah Harus Bayar Mahal
• 14 jam lalukumparan.com
thumb
Arus Lalu Lintas Simpang Nagreg Terpantau Padat Sore Hari
• 12 jam lalutvrinews.com
thumb
Terekam CCTV! Jukir di Malang Tewas Ditusuk 7 Kali saat Berkelahi
• 12 jam lalurctiplus.com
thumb
Samsung Galaxy S26 Series Kini Dukung AirDrop, Makin Mudah Kirim File ke iPhone
• 12 jam lalukumparan.com
thumb
Foto: Kendaraan Mengular di Pelabuhan Bakauheni Jelang Puncak Arus Balik
• 6 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.