JAKARTA, KOMPASTV - Juru bicara kepresidenan Rusia, Dmitry Peskov, memperingatkan bahwa pembunuhan para pemimpin dan pejabat senior Iran oleh Amerika Serikat dan Israel akan menimbulkan “konsekuensi serius”.
“Ini adalah anomali yang telah dan akan terus memiliki konsekuensi serius. Ini tidak bisa dibiarkan tanpa konsekuensi,” kata Peskov dilansir dari Viory.
Ia menilai Iran saat ini sedang membela diri secara aktif. Namun, situasi tersebut justru berpotensi memperluas konflik di kawasan.
“Kita melihat bahwa Iran membela diri, dan mereka membela diri dengan cukup aktif. Sayangnya, kita melihat bahwa konflik cenderung meluas,” ujarnya.
Peskov juga menambahkan bahwa upaya yang diduga bertujuan untuk perubahan rezim justru berisiko memperkuat persatuan rakyat Iran.
“Sekarang jelas bahwa tindakan seperti itu hanya mengarah pada persatuan yang lebih besar di antara rakyat Iran di sekitar kepemimpinan mereka,” lanjutnya.
Diketahui, Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran pada 28 Februari.
Teheran kemudian membalas dengan serangan ke Israel dan aset AS di kawasan.
Media pemerintah Iran melaporkan bahwa Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, tewas dalam serangan pada hari pertama.
Selain itu, Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Iran Ali Larijani beserta putranya, serta Menteri Intelijen Esmail Khatib, juga dilaporkan tewas dalam serangan udara Israel pekan lalu.
Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!
Video Editor: Galih
#iran #pemimpiniran #rusia
Baca Juga: Eks Menag Yaqut Kembali ke Rutan KPK Usai Jadi Tahanan Rumah | BERITA UTAMA
Penulis : Yuilyana
Sumber : Kompas TV
- rusia
- pemimpin iran
- irgc





