Dari Rutan ke Rumah, Lalu Kembali Lagi: Polemik Penahanan Yaqut Belum Usai

kompas.com
11 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, kembali ditahan di Rumah Tahanan (Rutan) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Selasa (24/3/2026), setelah sebelumnya berstatus tahanan rumah.

Berdasarkan pantauan Kompas.com, Yaqut tiba di Gedung Merah Putih KPK pada pukul 10.33 WIB.

Ia terlihat digiring mengenakan rompi tahanan, namun, tidak seperti tahanan lainnya.

Penyidik tidak memborgol tangan tersangka kasus dugaan korupsi kuota haji tersebut.

Baca juga: Viral Yaqut, Sahroni Usul Tersangka Korupsi Wajib Bayar jika Mau Jadi Tahanan Rumah

Yaqut tidak banyak berkomentar saat dicecar awak media soal alasan pengalihan dirinya menjadi tahanan rumah.

Dia hanya mengatakan bahwa permintaan pengalihan status tersebut berasal dari pihaknya.

“Permintaan kami,” kata Yaqut, saat digiring masuk ke Gedung Merah Putih KPK, Selasa (24/3/2026).

Yaqut tidak menjelaskan secara detail proses pengalihan status tersebut.

Meski demikian, ia mengaku bersyukur punya kesempatan untuk sungkem kepada ibunya saat berstatus tahanan rumah.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

“Ya, alhamdulillah saya bisa sungkem ke ibunda saya. Alhamdulillah,” imbuh Yaqut.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Layvin Kurzawa Optimistis Persib Bandung Sapu Bersih Sisa Laga Menuju Juara
• 11 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Rudal Iran Hantam Kota Dekat Tel Aviv Israel, 12 Orang Terluka
• 12 jam laludetik.com
thumb
Harga Buyback Emas Galeri 24 & UBS di Pegadaian Hari Ini Rabu 25 Maret 2026
• 8 jam lalubisnis.com
thumb
Bocah SD Nekat Bonceng Tiga, Dedi Mulyadi Beri Teguran Keras Sampai Tak Berkutik: Mau Gak Naik Kelas?
• 11 jam lalutvonenews.com
thumb
Pengamat Dorong Pemerintah Terapkan Pembatasan Subsidi BBM Tepat Sasaran: Ada Aturannya
• 3 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.