JAKARTA, KOMPAS.TV - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi hujan disertai petir berpotensi terjadi di Kota Semarang dan Merauke pada Rabu (25/3/2026).
Prakirawan BMKG, Sastia, menjelaskan eks Siklon Tropis Narelle terpantau berada di Samudra Hindia barat laut Australia, bagian utara, dengan kecepatan angin maksimum 12 knot, tekanan minimum 995 hektopaskal, dengan pergerakan ke arah barat daya.
Ia menyebut, dalam 48 hingga 72 jam ke depan, cenderung menguat pada kategori 3. Eks siklon tropis ini menginduksi terbentuknya low-level jet di Samudra Hindia selatan Pulau Lombok hingga selatan Pulau Timor.
Baca Juga: BMKG Peringatkan Potensi Cuaca Ekstrem di Sulawesi Utara hingga Minggu, Ini Kabupaten Terdampak
“Selain itu, eks siklon tropis ini menginduksi terbentuknya daerah konvergensi dan konfluensi di pesisir selatan Bali hingga Pulau Sumbawa, Nusa Tenggara Timur, Laut Timur, dan Laut Arafuru,” ujarnya dalam unggahan video di akun Instagram @infombkg, Selasa (24/3).
Kemudian, sirkulasi siklonik terpantau di Samudra Pasifik Utara Papua. Sistem ini membentuk daerah konvergensi dan konfluensi yang memanjang di Samudra Pasifik utara Papua Barat.
“Sobat BMKG, kombinasi dinamika atmosfer tersebut menyebabkan potensi cuaca cukup signifikan di beberapa wilayah di Indonesia,” katanya.
“Perlu ditingkatkan kesiapsiagaan potensi hujan lebat hingga sangat lebat di wilayah Jawa Barat, Jawa Tengah, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, dan Maluku."
Ia kemudian menyampaikan prakiraan cuaca di sejumlah daerah di Indonesia. Menurutnya, hujan disertai petir berpotensi terjadi di Semarang.
“Diwaspadai terdapat potensi hujan petir di Kota Semarang. Lalu, hujan ringan di Pekanbaru, Padang, Jambi, Pangkal Pinang, Bandar Lampung, Jakarta, Bandung, Surabaya, Palangka Raya, dan Tanjung Selor,” tuturnya.
Penulis : Kurniawan Eka Mulyana Editor : Tito-Dirhantoro
Sumber : Kompas TV
- info cuaca bmkg
- info cuaca
- bmkg
- badan meteorologi klimatologi geofisika
- peringatan dini cuaca





