Arab Saudi Siap Ambil Langkah Tegas Jika Ada Ancaman Teritorialnya

idxchannel.com
7 jam lalu
Cover Berita

Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, Faisal Abdullah Al Amoudi buka suara soal kemungkinan negaranya bergabung dengan Amerika Serikat untuk menyerang Iran

Arab Saudi Siap Ambil Langkah Tegas Jika Ada Ancaman Teritorialnya (FOTO:iNews Media Group)

IDXChannel - Duta Besar (Dubes) Arab Saudi untuk Indonesia, Faisal Abdullah Al Amoudi buka suara soal kemungkinan negaranya bergabung dengan Amerika Serikat (AS) untuk menyerang Iran.

Hal ini menyusul kecaman Arab Saudi atas serangan Iran ke sejumlah negara tetangga di kawasan Timur Tengah.

Baca Juga:
Jelang FIFA Series 2026, Pelatih Timnas Indonesia Targetkan 80 Ribu Suporter Ramaikan SUGBK

"Itu tentu akan diambil ataupun akan dibahas khusus oleh para pemimpin di Kerajaan Arab Saudi dan dalam momen yang tepat untuk dibahasnya," kata Dubes Faisal dalam konferensi persnya di kediaman dinasnya, Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (24/3/2026) malam.

Kendati demikian, pada prinsipnya Kerajaan Arab Saudi tidak akan ragu dalam mengambil langkah tegas untuk mempertahankan kedaulatan teritorialnya.

Baca Juga:
Arab Saudi Sebut Serangan Iran ke Negara Tetangga Jauh Lebih Besar Dibanding ke Israel

Kerajaan Arab Saudi pun berkomitmen penuh untuk melindungi warga negara serta seluruh penduduk yang tinggal di dalam wilayah Kerajaan. "Seandainya ada tindakan-tindakan yang mengakibatkan atau mengancam Kerajaan Saudi, sekali lagi Arab Saudi tidak akan tinggal diam," ujarnya.

Untuk diketahui, Surat kabar The Wall Street Journal (WSJ) yang berbasis di Amerika Serikat (AS) dalam laporannya mengeklaim bahwa Arab Saudi dan Uni Emirat Arab (UEA) telah mengambil langkah-langkah untuk bergabung dalam perang melawan Iran. Jika dikonfirmasi kedua negara Arab tersebut, ini akan menandai peningkatan pertempuran.

Baca Juga:
IHSG Hari Ini Diprediksi Koreksi, Cek Saham BBYB, EXCL hingga MBMA

Laporan WSJ, mengutip orang-orang yang mengetahui masalah tersebut, pada Selasa (24/3/2026), menyebutkan bahwa Arab Saudi setuju untuk memberikan akses militer AS ke Pangkalan Udara King Fahd—sebuah perubahan sikap setelah mengatakan pangkalan-pangkalan kerajaan tidak dapat digunakan untuk menyerang rival lama Riyadh.

(kunthi fahmar sandy)

Baca Juga:
Wall Street Ditutup Melemah di Tengah Potensi Perundingan Perdamaian AS dan Iran

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kronologi Kecelakaan Maut di Sidoarjo, Sopir Mobil Mengantuk Tabrak 2 Warga hingga Tewas
• 20 jam lalurctiplus.com
thumb
OpenAI Tutup Aplikasi Sora, Fokus Alih ke AI Robotik
• 7 jam lalumedcom.id
thumb
Tak Mau Pendam Lagi, Asnawi Mangkualam Buka-bukan soal Ketatnya Persaingan di Posisi Bek Kanan Timnas Indonesia
• 14 jam lalutvonenews.com
thumb
Aturan Ganjil Genap Jakarta Hari Ini 25 Maret 2026 Mulai Berlaku, Ingat Sanksi Semakin Ketat
• 8 jam laludisway.id
thumb
Menghitung Napas Pasukan Ramang di 9 Laga Sisa Musim Ini
• 14 menit lalucelebesmedia.id
Berhasil disimpan.