Jakarta, VIVA - Bursa Asia-Pasifik menguat pada pembukaan perdagangan Rabu, 25 Maret 2026. Penguatan ditopang sentimen dari pernyataan Presiden Amerika Serikat (AS) yang mengatakan tengah berdiskusi mencapai perdmaian dengan Iran. Meski di satu sisi, pemerintah Teheran membantah adanya negosiasi.
Pada Selasa, 24 Maret 2026, Trump mengatakan AS dan Iran sedang bernegosiasi saat dan mengisyaratkan Teheran ingin mencapai kesepakatan perdamaian. Ia menambahkan telah menarik kembali ancaman untuk menargetkan infrastruktur energi Iran seiring sedang berjalanannya proses negosiasi.
- White House
Mengutip CNBC Internasional, indeks Nikkei 225 Jepang melesat 2,5 persen pada awal sesi perdagangan. Sementara itu, indeksnTopix melonjak 2,4 persen.
Di Korea Selatan, indeks Kospi meningkat 2,5 persen. Indesk Kosdaq yang terdiri dari saham berkapitalisasi kecil ikut membukukan kenaikan sebesar 1,6 persen.
Indeks S&P/ASX 200 di Australia melesat lebih dari 1,4 persen. Indeks Hang Seng Hong Kong berjangka berada merosot ke level 24.972 dari sebelumnya di posisi 25.063,71.
Bursa AS justru terbakar saat indeks acuan di Asia kinclong. Indeks S&P 500 anjlok 0,37 persen ke area 6.556,37.
Indeks Dow Jones Industrial Average kehilangan 84,41 poin atau 0,18 persen menjadi 46.124,06. Sedangkan, Nasdaq Composite tergerus 0,84 persen ke posisi 21.761,89.





