YOGYAKARTA, iNews.id - Puncak arus balik Lebaran di Stasiun Tugu Yogyakarta terjadi pada Selasa (24/3/2026) siang. Ribuan pemudik memadati stasiun untuk kembali ke sejumlah kota tujuan seperti Jakarta, Bandung dan Surabaya.
Data menunjukkan lebih dari 14.000 penumpang berangkat dari Stasiun Tugu Yogyakarta dalam sehari. Angka ini menjadi salah satu lonjakan tertinggi selama masa arus balik Lebaran.
Tak hanya di Stasiun Tugu, jumlah penumpang di seluruh wilayah Daop 6 Yogyakarta juga mengalami peningkatan signifikan. Total keberangkatan penumpang mencapai lebih dari 35.000 orang.
Sementara itu, jumlah kedatangan penumpang di Stasiun Tugu Yogyakarta juga masih tinggi, yakni lebih dari 14.000 orang. Secara keseluruhan, kedatangan di wilayah Daop 6 mencapai sekitar 36.000 penumpang.
Sebagian besar penumpang memilih kembali ke kota besar seperti Jakarta, Bandung, dan Surabaya. Lonjakan ini terjadi seiring berakhirnya masa libur Lebaran dan dimulainya kembali aktivitas kerja.
Kepadatan penumpang terlihat di area peron hingga ruang tunggu, meski arus pergerakan tetap berjalan lancar.
Humas KAI Daop 6 Yogyakarta Feni Novida menyebut puncak arus balik sebenarnya sudah mulai terjadi sejak Selasa (24/3/2026).
"Puncak arus balik di Daop 6 Yogyakarta ini terjadi pada Selasa. Terpesan 32 ribu tiket di hari itu. Kami mengoperasikan 13 kereta tambahan untuk mengantisipasinya," ujarnya, Rabu (25/3/2026).
Penambahan perjalanan kereta ini dilakukan untuk mengakomodasi lonjakan penumpang yang terjadi selama arus balik.
Diketahui, memasuki hari ke-14 masa angkutan Lebaran, KAI Daop 6 Yogyakarta mencatat akan melayani sebanyak 71.609 penumpang dari seluruh stasiun di wilayah tersebut. Angka tersebut menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat yang kembali ke kota tujuan masing-masing.
Puncak arus balik Lebaran di Stasiun Tugu Yogyakarta ini diperkirakan masih akan berlangsung hingga beberapa hari ke depan seiring tingginya permintaan perjalanan kereta api.
Original Article




