Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi membuka kembali perdagangan tiga saham yang sebelumnya sempat disuspensi, yakni PT Ifishdeco Tbk (IFSH), PT Lancartama Sejati Tbk (TAMA), dan PT Sunson Textile Manufacture Tbk (SSTM). Ketiganya kembali diperdagangkan mulai sesi I tanggal 25 Maret 2026.
"Berdasarkan penilaian Bursa, maka dengan ini diumumkan bahwa suspensi atas perdagangan saham IFSH, TAMA dan SSTM di Pasar Reguler dan Pasar Tunai dibuka kembali mulai sesi I tanggal 25 Maret 2026," kata pihak BEI dalam pengumumannya.
Meski kembali dibuka, terdapat perlakuan khusus untuk saham IFSH dan TAMA. Keduanya kini ditempatkan di Papan Pemantauan Khusus dan diperdagangkan menggunakan mekanisme full call auction (FCA), mengingat masa suspensi berlangsung lebih dari satu hari bursa secara berturut-turut.
Sebelumnya, IFSH dan TAMA telah disuspensi sejak 5 Maret 2026 setelah mengalami lonjakan harga yang signifikan. Pada perdagangan Rabu (4/3), saham IFSH ditutup melonjak 25% ke level Rp3.250. Dalam sepekan, saham ini telah melesat 62,5%, bahkan melonjak hingga 160% dalam satu bulan terakhir.
Kondisi serupa juga terjadi pada TAMA. Saham ini ditutup naik 9,71% ke level Rp113. Secara mingguan, kenaikannya mencapai 31,4% dan dalam sebulan terakhir melambung hingga 135,42%.
Baca Juga: Pasca Libur Lebaran, IHSG Rabu (25/3) Dibuka Melemah ke Level 7.084
Baca Juga: Bursa Suspensi Saham MGLV Imbas Harga Naik Tajam
Berbeda dengan dua saham tersebut, saham SSTM hanya disuspensi selama satu hari, tepatnya pada Selasa, 17 Maret 2026, sebelum libur bursa dalam rangka Nyepi dan Lebaran.
Pada perdagangan Senin (16/3), saham SSTM ditutup di level Rp500, dengan koreksi -20% dalam sepekan dan anjlok hingga -67,95% dalam sebulan terakhir.





