Penerbit game Fortnite, Epic Games, akan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap 1.000 karyawan.
IDXChannel - Penerbit game Fortnite, Epic Games, akan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap 1.000 karyawan.
Dilansir dari AP pada Rabu (25/3/2026), rencana PHK massal ini bertujuan untuk menghemat biaya.
Penerbit game yang berbasis di Cary, North Carolina ini mengatakan dalam memo kepada karyawan bahwa PHK tersebut tidak terkait dengan kecerdasan buatan (AI).
PHK ini dipicu sejumlah tantangan yang dihadapi industri game, termasuk pertumbuhan ekonomi yang lebih lambat dan tingkat konsumsi yang lebih lemah.
Game online seperti Fortnite juga bersaing dengan media sosial dan bentuk hiburan daring lainnya untuk mendapatkan perhatian orang-orang.
“Ini bukan pertama kalinya kami berada di situasi ini. Epic berhasil melewati gejolak di dekade 1990-an dengan peralihan dari 2D ke 3D dengan Unreal 1. Pada dekade 2000-an, kami membangun game konsol dengan Gears of War dan pada 2012 beralih ke game online dengan Paragon dan Fortnite,” kata pendiri dan CEO Epic Games Tim Sweeney dalam memo tersebut.
“Kondisi pasar saat ini adalah yang paling ekstrem yang pernah kami lihat sejak masa-masa awal itu," ujarnya.
Perusahaan mengatakan, pihaknya akan memiliki 4.000 karyawan setelah proses PHK massal rampung. PHK skala besar terakhir perusahaan terjadi pada 2023, ketika mereka memangkas 830 pekerja. (Wahyu Dwi Anggoro)





