Jasa Marga Catat 1,7 Juta Kendaraan Telah Kembali ke Jabodetabek

bisnis.com
3 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA — PT Jasa Marga (Persero) Tbk. (JSMR) mencatat sebanyak 1.702.500 (1,7 juta) kendaraan telah kembali ke wilayah Jabotabek pada periode H-10 hingga H+2 Lebaran 2026 atau sejak 11 Maret sampai 23 Maret 2026.

Direktur Utama JSMR, Rivan A. Purwantono menjelaskan angka tersebut merupakan akumulasi arus lalu lintas dari empat Gerbang Tol (GT) Utama yakni GT Cikampek Utama, GT Kalihurip Utama, GT Cikupa, dan GT Ciawi. Volume ini mencapai 50,16% dari total proyeksi 3,39 juta kendaraan yang diperkirakan kembali hingga akhir Maret mendatang.

“Arus lalu lintas kendaraan diperkirakan akan terus meningkat, terutama pada periode puncak arus balik tanggal 24, 28, dan 29 Maret 2026,” ujar Rivan dalam keterangan resmi, Selasa (24/3/2026).

Dia merinci, distribusi lalu lintas didominasi dari arah Timur (Trans Jawa dan Bandung) sebanyak 696.748 kendaraan atau 40,9%. Sementara itu, arah Barat (Merak) menyumbang 568.159 kendaraan (33,4%) dan arah Selatan (Puncak) sebesar 437.593 kendaraan (25,7%).

Kemudian, lalin dari Trans Jawa via GT Cikampek Utama tercatat 309.156 kendaraan, posisinya lebih rendah 15,2% dari lalin normal. Sedangkan dari Bandung melalui GT Kalihurip Utama mencapai 387.592 kendaraan, lebih rendah 7,1% dari lalin normal.

“Arus lalu lintas kendaraan diperkirakan akan terus meningkat, terutama pada periode puncak arus balik tanggal 24, 28, dan 29 Maret 2026,” tambahnya.

Baca Juga

  • Bikin Macet, Jasa Marga: 21.000 Kendaraan Kurang Saldo e-Toll saat Mudik
  • Persiapan Jasa Marga di Tol Japek Jelang Puncak Arus Balik 24 Maret
  • Jasa Marga Catat 2 Juta Kendaraan Tinggalkan Jabodetabek H-10 hingga Hari H Idulfitri

Rivan menekankan, khusus pada periode Senin (23/3/2026), volume kendaraan yang kembali ke Jabotabek menyentuh 225.293 unit, melonjak 73,7% dari lalin normal sebanyak 129.695 kendaraan. 

Lonjakan paling tajam terjadi di GT Cikampek Utama yang meningkat hingga 197,7% dengan total 75.837 kendaraan.

Untuk mengantisipasi kepadatan, manajemen JSMR mengoptimalkan operasional gardu tol dan menyiagakan armada layanan jalan tol. Rivan juga menjelaskan, pihaknya menyiapkan jalur fungsional serta pengaturan lalu lintas situasional sesuai dengan diskresi Kepolisian.

Seiring tren lonjakan tersebut, Jasa Marga juga melakukan penguatan layanan di sejumlah ruas tol utama dengan mengoptimalkan operasional gardu tol, menyiagakan armada layanan jalan tol, melakukan pengaturan lalu lintas secara situasional sesuai diskresi Kepolisian, mempersiapkan jalur fungsional untuk distribusi lalu lintas serta memastikan kesiapsiagaan petugas di lapangan selama 24 jam.

“Kami mengimbau kepada pengguna jalan untuk dapat mempersiapkan perjalanan dengan matang pada periode arus balik ini,” pungkasnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Gandeng Rusia, Vietnam Siap Bangun Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN)
• 23 jam lalubisnis.com
thumb
Dini Hari, Seskab dan Menhub Tinjau Arus Balik di Terminal Pulogebang
• 7 jam lalukumparan.com
thumb
Arus Balik di Kadungora Garut Meningkat, Didominasi Kendaraan Roda Dua
• 15 jam lalutvrinews.com
thumb
Polisi Patroli di Pesisir Tangerang, Ingatkan Kapal Tak Angkut Muatan Berlebih
• 12 jam laludetik.com
thumb
Kemenhub Larang 7.131 Bus Beroperasi saat Lebaran 2026 karena Tak Lolos Inspeksi
• 19 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.