Ibu Vidi Aldiano Mengaku Sempat Mimpi Dipeluk Sang Anak: Rasanya Lega

kumparan.com
1 jam lalu
Cover Berita

Orang tua Vidi Aldiano, Harry Aprianto Kissowo atau Harry Kiss dan Besbarini, membagikan momen haru setelah kepergian sang putra.

Sang ibu, Besbarini, mengaku sempat memimpikan Vidi. Dalam mimpinya, ia melihat Vidi tampil di atas panggung, seperti kebiasaannya saat masih aktif bermusik.

Ia bahkan mengaku sudah lama berharap bisa memimpikan sang anak sebagai bentuk melepas rasa rindu.

“Saya pernah, akhirnya sekali. Pengen sekali dimimpikan. Waktu itu dalam mimpi, Vidi datang ke panggung, terus saya memang selalu dampingin, menonton bersama Bapak dari belakang panggung,” kata Besbarini saat ditemui di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, Selasa (24/3).

Dalam mimpi tersebut, Vidi kemudian menghampiri sang ibu dan memeluknya tanpa mengucapkan sepatah kata pun. Momen itu membuat rasa rindunya sedikit terobati.

“Dia datang, terus peluk saya. Sudah, gitu saja. Tapi lega, rasanya lega. Saya sampaikan rasa kangennya almarhum,” lanjutnya.

Besbarini menyebut, pelukan itu terasa begitu nyata dan mengingatkannya pada kebiasaan Vidi semasa hidup.

“Memang Vidi kalau habis nyanyi seperti itu. Dia peluk, karena dia tahu saya cuma butuh peluk dari anak-anak,” ujarnya.

“Pelukmu sementara, tapi di hatiku selamanya,” tambahnya.

Sementara itu, sang ayah, Harry Kiss, berharap mimpi tersebut benar-benar menjadi cara Vidi menyapa keluarganya. Ia juga menyinggung kepercayaan yang beredar soal mimpi bertemu orang yang telah meninggal.

“Katanya, kalau kita didatangi tapi dia nggak ngomong, itu benar. Tapi kalau dia ngomong begini-begitu, itu biasanya bukan,” ujarnya.

Menurutnya, mimpi yang dialami Besbarini bisa dianggap sebagai pertemuan yang nyata karena tidak ada percakapan di dalamnya.

“Jadi dia nggak ngomong. Kalau kita didatangi, dipeluk atau apa, itu biasanya dianggap benar-benar dia,” jelasnya.

Di sisi lain, Harry juga menyoroti banyaknya bunga yang ditaburkan di atas makam Vidi. Ia menyebut bahwa setiap hari bunga-bunga tersebut bahkan bisa dikumpulkan hingga dua karung.

“Setiap sore petugas makam bersihin bunganya. Itu bisa dua karung, saking banyaknya yang kasih bunga,” kata Harry.

Ia menjelaskan, pembersihan tersebut bukan tanpa alasan, melainkan agar rumput di area makam dapat tumbuh dengan baik.

“Ternyata kalau kita tabur bunga di atas makam yang masih baru dan sedang ditanami rumput, rumputnya enggak tumbuh,” ujarnya.

Oleh karena itu, ia pun mengimbau agar para pelayat bisa menuliskan nama pada bunga yang dibawa.

“Kalau mau kasih bunga, sebaiknya yang ada tangkainya dan ada namanya. Kemarin ada yang kirim anggrek, bagus banget, tapi enggak tahu dari siapa,” tandasnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
TPA Sarimukti Dibuka, 1.025 Petugas DLH Bandung Bersihkan Sampah Lebaran
• 15 jam lalumediaindonesia.com
thumb
H+3 Lebaran 2026, Penumpang Arus Balik Padati Stasiun Whoosh Halim
• 17 jam lalubisnis.com
thumb
Kapolresta Bandung Turun Tangan Urai Kemacetan di Kawasan Wisata Pacira
• 16 jam laludetik.com
thumb
Jasamarga Berlakukan Contraflow di Tol Jakarta-Cikampek, dari KM 70 hingga KM 47
• 23 jam laluidxchannel.com
thumb
Dugaan Keterlibatan Intelijen, DPR Ikut Awasi Kasus Aktivis KontraS
• 22 jam lalucelebesmedia.id
Berhasil disimpan.