Foto dengan baju adat Jawa di Kawasan Malioboro jadi favorit wisatawan dan pemudik di libur Lebaran tahun ini, Rabu (25/3).
Selain mengunjungi sanak saudara, pemudik ini berwisata ke sejumlah destinasi di Yogyakarta. Malioboro salah satu yang tidak luput dikunjungi.
"Saya dari Padang. Mudik sekalian jalan-jalan ke Yogya hari ini," kata Eko Sujarwo di sela-sela sesi pemotretan dengan baju adat Jawa.
Eko mengatakan pertama kali tahu soal foto dengan baju adat Jawa ini dari media sosial. Ketika ada kesempatan mudik ke Yogya dia memutuskan menjajal bersama keluarga.
"Kelihatan di Instagram bagus-bagus. Saya coba," katanya.
Hasil foto di sini tak hanya jadi kenang-kenangan liburan di Yogyakarta tetapi bisa juga sebagai foto keluarga.
"Kenang-kenangan di Yogya," pungkasnya.
Aditya pemudik dari Bandung juga menyempatkan diri berfoto dengan busana adat Jawa di Malioboro.
"Ini buat kenang-kenangan. Terus ramai juga banyak orang foto di sini," kata Aditya.
"Teman-teman juga banyak yang nyaranin untuk coba foto dengan busana khas Jawa di sini," ujarnya.
Aditya dan keluarga berada di Yogyakarta hingga 26 Maret besok. Selain ke Malioboro dia juga menyempatkan berwisata ke Candi Prambanan, pantai, dan kebun binatang.
Pelanggan Naik DrastisFaisal Fahmi, salah seorang fotografer busana Jawa, mengatakan peningkatan pelanggan mencapai lima kali lipat.
"Kami pelaku usaha di bidang jasa peningkatannya lima kali lipat," kata Faisal.
Hari biasa Faisal memotret dua hingga tiga rombongan. Ketika libur seperti ini dia bisa memotret enam sampai tujuh rombongan.
"Kebanyakan dari Jakarta, Sumatera, Kalimantan. Luar Jawa," katanya.
Harga untuk menikmati jasa ini juga terjangkau. Per orangnya dikenakan tarif Rp 25 ribu. Untuk per file foto Rp 5 ribu.
"Busana Rp 25 ribu. Untuk fotonya Rp 5 ribu per file fotonya. Terjangkau untuk kaum menengah ke bawah juga menengah ke atas," pungkasnya.





