Perang Iran Melenceng Jauh dari Rencana AS dan Israel, Ini 6 Kesalahan Kedua Sejoli Itu

republika.co.id
3 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN— Laporan dan analisis Barat mengungkapkan bahwa perang AS-Israel terhadap Iran tidak berjalan sesuai rencana yang disusun di Washington dan Tel Aviv.

Meskipun terjadi serangan gencar, pembunuhan terhadap para pemimpin terkemuka, serta meningkatnya tekanan militer dan ekonomi, rezim Iran tidak runtuh, tidak terjadi pemberontakan internal yang mempercepat kejatuhannya, dan kampanye tersebut juga tidak menghasilkan penyerahan politik yang dapat mencapai tujuan perang dengan cepat.

Baca Juga
  • Neraka Dimona, Ini Rahasia Sukses Besar Iran Pecundangi Sistem Pertahanan Udara Canggih Israel
  • Arash 2 Iran Masuk Gelanggang Perang Porakporandakan Sistem Canggih Israel, Ini Rahasianya
  • Dimona dan Arad Israel Luluhlantah Dibom Iran, Begini Analisis Pakar Militer

Sebaliknya, Teheran menunjukkan kemampuan untuk menahan guncangan, meningkatkan biaya konfrontasi bagi lawan-lawannya, dan mengubah ketahanan semata menjadi keuntungan politik dan moral.

Dalam konteks ini, analisis media Barat dan Israel menyimpulkan satu hal: pihak Amerika dan Israel salah memperhitungkan daya tahan Iran, serta salah memahami dampak perang terhadap situasi dalam negeri Iran dan kawasan secara keseluruhan.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Berikut ini sejumlah kesalahan AS dan Israel sejak memulai perang dengan Iran, sebagaimana dikutip dari Aljazeera, Rabu (25/3/2026).

Pertama, kartu tekanan Iran

Surat kabar Washington Post menunjukkan salah satu aspek utama dari kesalahan penilaian tersebut adalah asumsi bahwa keunggulan militer akan segera mendorong Iran untuk menerima jalan keluar negosiasi dengan syarat-syarat Amerika dan Israel.

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Republika Online (@republikaonline)

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Membantah Propaganda Partai Komunis Tiongkok? Pihak Perusahaan Tiongkok Akui 8 Kapal Terjebak di Teluk Persia
• 14 jam laluerabaru.net
thumb
Saat Jatuhnya Pesawat Militer Kolombia yang Membawa 125 Orang, Membawa Amunisi — Korban Tewas Meningkat Menjadi 66 Orang
• 17 menit laluerabaru.net
thumb
Polres Jakpus gencarkan patroli obat terlarang di Tanah Abang
• 10 jam laluantaranews.com
thumb
BRI Super League: Catatan Marcos Reina soal Kondisi Skuad Persik Kediri setelah Libur Lebaran
• 16 jam lalubola.com
thumb
Pengamat Nilai Efisiensi BBM Kemhan–TNI Cerminkan Penyesuaian Konsep Operasi Militer
• 21 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.