JAKARTA, KOMPAS.TV - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mencatat lonjakan signifikan pengguna transportasi umum selama periode mudik Lebaran 2026. Hingga periode 13–21 Maret 2026, total pergerakan penumpang mencapai 10.887.584 orang.
Angka ini menunjukkan tingginya minat masyarakat menggunakan moda transportasi umum untuk perjalanan mudik, dengan kereta api masih menjadi pilihan utama.
“Pemudik dengan angkutan umum hingga hari Lebaran masih cukup tinggi, tetapi masih tetap terkendali. Moda transportasi terbanyak yang digunakan masih kereta api,” ujar Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenhub, Ernita Titis Dewi, dikutip Antara, Rabu (25/3).
Distribusi Pemudik: Kereta Api Pimpin, Bus Paling Rendah
Baca Juga: Kisah Pemudik di Lebaran 2026: Salah Jalan saat Gunakan Aplikasi Peta | SAPA PAGI
Jika diurai berdasarkan jenis transportasi, berikut distribusi kumulatif penumpang selama periode tersebut:
- Kereta api: 3.349.343 orang
- Angkutan penyeberangan: 2.664.004 orang
- Angkutan udara: 2.397.192 orang
- Angkutan bus: 1.693.931 orang
- Angkutan laut: 783.114 orang
Data ini menegaskan dominasi kereta api sebagai moda favorit, didukung faktor ketepatan waktu, kenyamanan, serta kapasitas angkut yang besar.
Ketepatan Waktu Transportasi, Kereta Api Unggul
Kinerja ketepatan waktu juga menjadi indikator penting dalam pelayanan mudik. Berdasarkan data Kemenhub per 21 Maret 2026, hasilnya sebagai berikut:
- Perkeretaapian regional: 99,40%
- Perkeretaapian antarkota: 97,70%
- Angkutan laut: 95,92%
- Angkutan penyeberangan: 93,20%
- Angkutan udara domestik: 88,09%
- Angkutan udara internasional: 69,31%
- Angkutan bus: 64,97%
- Tingkat ketepatan waktu kereta api yang hampir sempurna menjadi salah satu alasan utama tingginya minat masyarakat.
Tips Kemenhub untuk Arus Balik Lebaran
Penulis : Ade Indra Kusuma Editor : Gading-Persada
Sumber : Antara
- transportasi umum
- libur lebaran 2026
- mudik lebaran 2026
- arus balik
- kereta api
- data kemenhub





