Bisnis.com, PADANG - Objek wisata yang legendaris di Kota Padang, Sumatra Barat, yakni Pantai Air Manis mengalami penurunan jumlah kunjungan pada momen liburan lebaran tahun 2026 ini.
Kepala Divisi Usaha Perumda PSM Henki Setiawan mengatakan bila dilihat secara umum kunjungan ke Pantai Air Manis sangat ramai, bahkan dalam pengelolaan lonjakan pengunjung tersebut, turut dilakukan skema pembayaran tiket lebih awal, hingga saat mau keluar tidak terjadi antrean kendaraan.
“Tapi kalau dibandingkan lebaran tahun 2025 lalu, maka libur lebaran tahun 2026 ini kami perkirakan turun sekitar 30%,” katanya, dalam keterangan resmi, Rabu (25/3/2026).
Berdasarkan data yang dicatat di Dinas Pariwisata Padang pada lebaran tahun 2025 jumlah kunjungan ke Pantai Air Manis mencapai 35.722 kunjungan.
Henki menduga adanya penurunan kunjungan wisatawan ke Pantai Air Manis ini, dipengaruhi sejumlah faktor, seperti dampak bencana serta rekayasa lalu lintas one way.
“Soal layanan dan kebersihan serta yang lainnya, bahkan kami yakni kondisi Pantai Air Manis lebih bagus di tahun 2026 ini,” ujarnya.
Baca Juga
- Gairah Wisata Terpantik Hari Raya
- Hari Terakhir Cuti Bersama, Sejumlah Lokasi Wisata di Sulsel Berpotensi Hujan
- Kawasan Wisata Ancol Diserbu 40.000 Pengunjung pada H+3 Lebaran 2026
Kendati demikian, Hengki melalui Perumda PSM yang menjadi pengelola Objek Wisata Pantai Air Manis, tetap memberikan pelayanan yang prima bagi setiap pengunjung yang datang.
Dikatakannya selain pengaturan arus masuk, pihak pengelola juga menekankan pentingnya keamanan dan ketertiban pengunjung, terutama dalam mengawasi anak-anak saat beraktivitas di kawasan pantai.
“Kami sekarang lebih kepada mengantisipasi akses masuk agar tidak terjadi penumpukan di gerbang depan. Pengunjung kita dorong melakukan pembayaran lebih ke depan, sehingga disiapkan dua pos untuk mobil dan satu untuk motor,” sebutnya.
Di sisi lain, upaya pencegahan pungutan liar turut diperketat dengan sistem pembayaran resmi menggunakan mesin perbankan. “Pembayaran langsung melalui loket dengan mesin Bank Nagari, sehingga tidak ada pungutan di luar yang tercatat resmi,” jelasnya.
Di Pantai Air Manis, yang menjadi legenda yang paling terkenal adalah adanya batu Malin Kundang yang populer dengan cerita rakyatnya tentang anak durhaka yang dikutuk menjadi batu oleh ibu kandungnya.
Selain melihat langsung batu Malin Kundang, pengunjung juga bisa menikmati mengendarai ATV sepanjang pantai yang landai. Kemudian di saat ombak lagi pasang surut, pengunjung juga bisa menyeberang ke Pulau Pisang Kecil.
Momen-momen yang paling ditunggu saat berada di Pantai Air Manis adalah menikmati sunset, serta berenang atau bersantai menikmati kuliner khas. Dari hidangan laut segar hingga makanan tradisional yang kaya rasa, semuanya siap memanjakan lidah setiap pengunjung.





