Pramono Minta Penertiban Parkir Liar di Belakang GI Tak Setengah Hati

detik.com
5 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan penertiban kawasan belakang Grand Indonesia (GI), Jakarta Pusat, harus dilakukan. Dia meminta pemerintah kota tidak setengah hati menertibkan kawasan itu.

"Termasuk saya juga secara pribadi menelepon langsung kepada Wali Kota Jakarta Pusat untuk yang di belakang Grand Indonesia yang sudah dibersihkan, harus terus dilanjutkan," ujar Pramono di Balai Kota Jakarta, Rabu (25/3/2026).

Dia mengatakan kawasan yang sudah ditertibkan harus dijaga agar tidak semrawut lagi. Dia tak ingin PKL dan jukir liar muncul lagi setelah penertiban.

"Tidak setengah hati lagi," ujar Pramono.

Baca juga: Pramono Ungkap Transaksi 'Mudik ke Jakarta' Capai Rp 21 Triliun

Sebelumnya, video kondisi Jalan Kebon Kacang, Tanah Abang, Jakarta Pusat (Jakpus), yang semrawut karena parkir liar ramai dibahas di media sosial (medsos). Pemerintah Kota (Pemkot) Jakpus mengerahkan pasukan gabungan untuk menertibkan kondisi jalanan.

Wali Kota (Walkot) Jakpus, Arifin, mengatakan penertiban dilakukan agar kawasan Kebon Kacang kembali kondusif. Dia mengakui masih ada parkir liar di sana.

"Penertiban di kawasan Kebon Kacang dilakukan sebagai upaya mengembalikan fungsi sarana kota sebagaimana mestinya. Selama ini masih ditemukan parkir liar di beberapa titik yang mengganggu ketertiban serta kenyamanan lingkungan," kata Arifin, Selasa (10/3).

Kondisi parkiran yang semrawut ini terjadi di daerah Kebon Kacang, tepatnya di belakang Mal Grand Indonesia (GI). Arifin mengatakan penertiban dilakukan untuk mengembalikan sarana kota di kawasan Kebon Kacang sesuai peruntukan.

Baca juga: Parkir Liar Semrawut di Kebon Kacang Belakang GI Ditertibkan Usai Video Viral

Lihat juga Video 'Pramono Soroti Trotoar di Jakarta: Tidak untuk Parkir-Jualan':




(bel/haf)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Anggota Ditlantas Polda Metro Jaya Gugur saat Pengamanan Mudik Idulfitri
• 23 jam lalueranasional.com
thumb
Di Balik Ultimatum 48 Jam Trump untuk Iran: Ada Taktik Militer Terselubung di Selat Hormuz?
• 2 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Energi Mega Persada (ENRG) Temukan Cadangan Minyak Baru di Riau
• 25 menit lalucnbcindonesia.com
thumb
H+4 Lebaran, Jalur Selatan Cianjur Padat Pemudik dan Wisatawan
• 9 detik lalurepublika.co.id
thumb
Iran Ajak Negara Timur Tengah Bentuk Aliansi Militer Berlandaskan Al Quran, Usir AS dan Israel
• 7 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.