Kupang (ANTARA) - Aparat kepolisian Polres Sumba Barat Daya, Polda Nusa Tenggara Timur menemukan dua ekor ternak kerbau milik warga yang diduga hasil tindak pidana pencurian ternak.
Humas Polres Sumba Barat Daya, AKP Bernadus Bili Kandi dihubungi dari Kupang, Rabu mengatakan sejak awal operasi pencarian dilakukan dengan terlebih dahulu menargetkan sapi yang hilang tersebut.
“Setelah diidentifikasi oleh tim yang lakukan pencarian akhirnya diketahui bahwa sapi yang hilang tersebut adalah sapi yang sudah ditemukan itu,” katanya.
Wilayah Sumba Barat Daya sendiri memang dikenal sebagai daerah yang banyak sekali kasus pencurian ternak hewan, baik itu kerbau maupun babi serta hewan ternak lainnya.
Pasca mengamankan dua ekor kerbau ini, polisi mencocokkan identitas ternak dengan data kartu tanda pengenal ternak.
Dia menambahkan dua ekor kerbau ini ditemukan polisi saat diikat dalam kebun milik warga di Kabupaten Sumba Barat Daya dan kemudian dilaporkan ke Polres Sumba Barat Daya.
"Kerbaunya ditemukan diikat dalam kebun (milik) orang lalu kemudian dilaporkan ke polisi. selanjutnya polisi langsung mengamankan kerbau tersebut," katanya.
Dia mengatakan walaupun dua ekor kerbau tersebut sudah ditemukan, namun pelaku pencurian sejumlah kerbau itu masih dalam pencarian.
"Pelakunya masih dalam penyelidikan polisi," ujarnya.
Hingga saat ini, pihak Polres Sumba Barat Daya masih mengejar pelaku dan mencari tahu keberadaan pelaku.
Sementara barang bukti kerbau sudah diamankan di Mako Polres Sumba Barat Daya sambil menunggu proses hukum lebih lanjut.
Baca juga: Angin puting beliung hancurkan rumah dan gudang di Sabu Raijua NTT
Baca juga: BMKG perkirakan hujan lebat di NTT dan hujan ringan di sejumlah kota
Baca juga: Arus mudik di Pelabuhan Tenau NTT melonjak sejak H-8 Lebaran
Humas Polres Sumba Barat Daya, AKP Bernadus Bili Kandi dihubungi dari Kupang, Rabu mengatakan sejak awal operasi pencarian dilakukan dengan terlebih dahulu menargetkan sapi yang hilang tersebut.
“Setelah diidentifikasi oleh tim yang lakukan pencarian akhirnya diketahui bahwa sapi yang hilang tersebut adalah sapi yang sudah ditemukan itu,” katanya.
Wilayah Sumba Barat Daya sendiri memang dikenal sebagai daerah yang banyak sekali kasus pencurian ternak hewan, baik itu kerbau maupun babi serta hewan ternak lainnya.
Pasca mengamankan dua ekor kerbau ini, polisi mencocokkan identitas ternak dengan data kartu tanda pengenal ternak.
Dia menambahkan dua ekor kerbau ini ditemukan polisi saat diikat dalam kebun milik warga di Kabupaten Sumba Barat Daya dan kemudian dilaporkan ke Polres Sumba Barat Daya.
"Kerbaunya ditemukan diikat dalam kebun (milik) orang lalu kemudian dilaporkan ke polisi. selanjutnya polisi langsung mengamankan kerbau tersebut," katanya.
Dia mengatakan walaupun dua ekor kerbau tersebut sudah ditemukan, namun pelaku pencurian sejumlah kerbau itu masih dalam pencarian.
"Pelakunya masih dalam penyelidikan polisi," ujarnya.
Hingga saat ini, pihak Polres Sumba Barat Daya masih mengejar pelaku dan mencari tahu keberadaan pelaku.
Sementara barang bukti kerbau sudah diamankan di Mako Polres Sumba Barat Daya sambil menunggu proses hukum lebih lanjut.
Baca juga: Angin puting beliung hancurkan rumah dan gudang di Sabu Raijua NTT
Baca juga: BMKG perkirakan hujan lebat di NTT dan hujan ringan di sejumlah kota
Baca juga: Arus mudik di Pelabuhan Tenau NTT melonjak sejak H-8 Lebaran





