Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif menegaskan kecaman keras terhadap serangan ke Arab Saudi usai berbicara langsung dengan Putra Mahkota Mohammed bin Salman (MbS) pada Rabu (25/3).
Melalui percakapan telepon, Sharif juga mendorong penghentian konflik secepatnya di tengah krisis yang memanas. Ia menyoroti pentingnya meredakan ketegangan dan menjaga stabilitas kawasan, demikian seperti dilansir AlJazeera.
Dalam pernyataan di platform X, Sharif menyebut Pakistan mengutuk keras serangan yang terjadi. Ia juga memuji sikap Arab Saudi yang dinilai tetap menahan diri di tengah situasi genting.
“Saya juga mengapresiasi sikap menahan diri luar biasa dari Arab Saudi di tengah krisis saat ini dan menyerukan penghentian segera permusuhan, kembali ke situasi normal, serta memperkuat persatuan dunia Islam,” kata Sharif.
Ia menambahkan, Pakistan terus melakukan upaya diplomatik untuk mendorong perdamaian di kawasan.
“Saya juga memberi penjelasan kepada Yang Mulia mengenai upaya diplomasi Pakistan untuk perdamaian dan stabilitas kawasan,” ujarnya.
Dalam pernyataan terpisah, kantor Perdana Menteri Pakistan menyebut Mohammed bin Salman mengapresiasi inisiatif perdamaian yang dilakukan Islamabad. Keduanya sepakat untuk terus menjaga koordinasi erat.
Komunikasi ini terjadi saat Pakistan mulai memposisikan diri sebagai mediator dalam konflik yang melibatkan AS dan Iran. Sharif bahkan menyatakan negaranya siap menjadi tuan rumah perundingan damai.
“Pakistan siap dan merasa terhormat menjadi tuan rumah untuk memfasilitasi pembicaraan yang bermakna dan tuntas demi penyelesaian menyeluruh konflik yang sedang berlangsung,” tegasnya.





