Teknologi Lidar Mulai Merambah Motor Listrik

medcom.id
5 jam lalu
Cover Berita
Beijing: Produsen lidar asal Tiongkok, Hesai Technology, mengumumkan kemitraan dengan Niu Technologies untuk memasok sensor lidar pada kendaraan roda dua listrik. Langkah ini menjadi tonggak baru dalam adopsi teknologi lidar yang sebelumnya lebih banyak digunakan pada mobil penumpang, kendaraan otonom, hingga robotaxi.
 
Dalam kerja sama tersebut, Hesai akan menyuplai sensor lidar FTX berbasis solid-state untuk meningkatkan sistem persepsi keselamatan pada motor listrik.
 
Sensor ini akan pertama kali disematkan pada model terbaru Niu, yakni Niu NXT2. Selain itu, model motor listrik performa tinggi Niu NX2 juga akan menggunakan teknologi serupa.

Pengumuman ini dilakukan bersamaan dengan peluncuran produk baru Niu untuk 2026, termasuk sistem operasi berbasis kecerdasan buatan bernama NIU AIOS. Spesifikasi Lidar dan Fungsi Keselamatan Hesai menyebut lidar FTX memiliki sudut pandang hingga 180° × 140°, yang memungkinkan deteksi pejalan kaki, kendaraan, serta kondisi jalan dalam berbagai cuaca. Sensor ini juga memiliki resolusi lebih dari dua kali generasi sebelumnya, dengan bobot yang lebih ringan hingga 66%. Baca Juga:
One Way di Jalan Tol Arus Balik Mudik Lebaran 2026 Dimulai
Lidar tersebut dirancang untuk mendeteksi blind spot dan objek jarak dekat, termasuk rintangan rendah yang sering menjadi risiko di jalan perkotaan yang padat.
 
Dalam sistem persepsi 360 derajat milik Niu, lidar FTX akan bekerja bersama chip komputasi pintar Sunrise series dari D-Robotics.
 
CEO Niu, Li Yan, menyatakan lalu lintas perkotaan yang semakin kompleks menuntut sistem keselamatan yang lebih canggih.
 
Sedangkan CEO Hesai, Li Yifan, menilai kolaborasi ini menjadi standar baru dalam pengembangan kendaraan roda dua yang lebih aman dan cerdas. Harga Lidar Turun Drastis, Jadi Kunci Ekspansi Salah satu faktor utama adopsi lidar di motor listrik adalah penurunan biaya produksi secara signifikan. Baca Juga:
Waspadai 7 Penyebab Ban Belakang Motor Matic Geal-Geol
Hesai mengklaim harga lidar kini turun hingga sekitar 200 dolar AS berkat integrasi chip dan produksi massal. Angka ini turun drastis dibandingkan satu dekade lalu yang bisa mencapai lebih dari 300.000 yuan.
 
Penurunan harga tersebut membuka peluang penggunaan lidar di segmen kendaraan yang lebih terjangkau, termasuk motor listrik.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(UDA)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini Naik ke Rp2.850.000 per Gram
• 9 jam laluidxchannel.com
thumb
Menlu China-Iran bicara di telepon, diskusikan upaya setop perang
• 20 jam laluantaranews.com
thumb
Jembatan Penghubung Antar Kecamatan di Ogan Ilir Ambruk, Akses Warga Terputus
• 2 jam lalutvrinews.com
thumb
Filipina Jadi Negara Pertama Umumkan Darurat Energi Nasional
• 23 jam lalukatadata.co.id
thumb
Peduli Akses Ekonomi, H. Galo Siap Sumbang Semen 100 Zak untuk Perbaikan Jembatan di Garuntungan Kindang
• 12 jam laluharianfajar
Berhasil disimpan.