KSP Bantah PHTC Prabowo Pangkas Anggaran Pendidikan: Justru Diperkuat

kumparan.com
2 jam lalu
Cover Berita

Kepala Staf Presiden M. Qodari menegaskan, Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) yang dijalankan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto tidak akan memangkas anggaran pendidikan.

Justru Qodari bilang, dengan adanya PHTC, anggaran sektor pendidikan diperkuat.

"Dengan tetap berjalannya PHTC (Program Hasil Terbaik Cepat) Revitalisasi Sekolah dan Pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II menunjukkan bahwa tidak ada pengurangan terhadap anggaran pendidikan. Justru, hal ini membuktikan bahwa anggaran di sektor pendidikan semakin diperkuat," kata Qodari dalam konferensi pers di Kantor KSP, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu (25/3).

Revitalisasi Sekolah Jadi Prioritas

Qodari menjelaskan, pemerintah tengah menjalankan Program Revitalisasi Sekolah untuk memastikan akses pendidikan yang layak dan aman.

"Pemerintah menjalankan Program Revitalisasi Sekolah untuk memastikan bahwa seluruh anak Indonesia mendapatkan akses pendidikan yang layak, aman, dan berkualitas. Program ini tidak hanya memperbaiki bangunan sekolah, melainkan memastikan: ruang belajar yang aman, lingkungan yang sehat dan fasilitas pembelajaran yang optimal. Ini adalah investasi jangka panjang negara dalam membangun generasi masa depan," ujarnya.

Sekolah Rakyat Sasar Kelompok Rentan

Selain itu, pemerintah juga mengembangkan program Sekolah Rakyat yang ditujukan bagi kelompok masyarakat paling rentan.

"Sekolah Rakyat merupakan program prioritas Presiden Prabowo untuk memperluas akses pendidikan bagi keluarga dari kelompok masyarakat paling rentan, khususnya desil 1 dan 2, sebagai upaya memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan yang terjangkau dan berkualitas," ucap dia.

Program ini kini memasuki tahap kedua pembangunan.

"Pelaksanaan Sekolah Rakyat dimulai dari tahap Rintisan, dilanjutkan dengan Sekolah Rakyat Permanen Tahap I, dan saat ini memasuki Tahap II. Pada pembangunan Tahap II ini, ditargetkan menyerap sekitar 58.000 tenaga kerja dan didukung sekitar 5.200 tenaga pendidik," terang dia.

Target 500 Sekolah hingga 2029

Setiap unit Sekolah Rakyat dirancang menampung sekitar 1.080 siswa per tahun. Pemerintah menargetkan pembangunan 500 sekolah hingga 2029.

"Setiap Sekolah Rakyat permanen dirancang berkapasitas ±1.080 siswa per tahun. Hingga 2029, pemerintah menargetkan pembangunan 500 Sekolah Rakyat yang mampu menjangkau sekitar ±540.000 siswa per tahun," kata Qodari.

Ia menegaskan program ini tidak hanya berdampak pada pendidikan, tetapi juga ekonomi.

"Penting kami tegaskan bahwa Program Revitalisasi Sekolah dan Sekolah Rakyat bukan hanya program di sektor pendidikan, tetapi memiliki dampak ekonomi yang luas atau multiplier effect yang nyata," tandasnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Remaja Berbagi Vape Sama Temannya, Berakhir Koma Akibat Meningitis
• 8 jam lalurepublika.co.id
thumb
Hari Air Sedunia: Pertamina Hadirkan Akses Air Bersih dari Papua hingga Wilayah Bencana di Sumatra
• 5 jam laluliputan6.com
thumb
Rekayasa Lalu Lintas One Way, Jalur Garut Menuju Bandung Padat
• 8 jam lalutvrinews.com
thumb
Ambulans Apung Polda Sumsel Jadi Solusi Layanan Medis di Wilayah Perairan
• 1 jam lalurctiplus.com
thumb
IHSG Menguat Tembus 7.199 Ditopang Lonjakan Pesat Sektor Energi
• 5 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.