Rekayasa lalu lintas kembali diberlakukan atas diskresi Kepolisian pada Ruas Jalan Tol Semarang Seksi A,B,C hingga Jalan Tol Batang–Semarang
IDXChannel - Vice President Corporate Secretary & Legal PT Jasamarga Transjawa Tol, Ria Marlinda Paallo menyebutkan, penyesuaian rekayasa lalu lintas kembali diberlakukan atas diskresi Kepolisian pada Ruas Jalan Tol Semarang Seksi A,B,C hingga Jalan Tol Batang–Semarang guna mengantisipasi peningkatan volume kendaraan pada periode arus balik Idulfitri 1447H/2026.
"Sebelumnya, pada pukul 12.55 WIB, rekayasa lalu lintas one way lokal sempat diberlakukan dari KM 429 Simpang Susun (SS) Jangli Ruas Jalan Tol Semarang Seksi A,B,C hingga KM 414 Gerbang Tol Kalikangkung Ruas Jalan Tol Batang–Semarang. Pemanfaatan sodetan SS Jangli ini dilakukan untuk memangkas akses menuju jalur one way serta membantu mengurai kepadatan kendaraan yang menuju arah barat," ujarnya melalui keterangannya, Rabu (25/3/2026).
Menurutnya, Simpang Susun Jangli merupakan salah satu infrastruktur yang telah dipersiapkan dalam mendukung pengelolaan lalu lintas selama periode Idulfitri 1447H/2026 dan pada momen arus balik kali ini digunakan untuk pertama kalinya guna membantu distribusi arus kendaraan.
Seiring dengan kondisi lalu lintas yang mulai terkendali, atas diskresi Kepolisian kemudian kembali diberlakukan rekayasa lalu lintas berupa one way lokal dari KM 425+800 Jalan Tol Semarang Seksi A,B,C hingga KM 414 Gerbang Tol Kalikangkung Jalan Tol Batang–Semarang yang mulai dilaksanakan pada pukul 14.06 WIB untuk memperlancar arus kendaraan yang bergerak menuju arah Jakarta.
Dia menerangkan, rekayasa lalu lintas ini merupakan bagian dari langkah antisipatif yang telah disiapkan bersama pihak Kepolisian untuk menghadapi lonjakan kendaraan pada periode arus balik.
"Sejalan dengan diskresi Kepolisian, PT Jasamarga Transjawa Tol menjalankan cara bertindak dalam mengurai lonjakan kendaraan arus balik menuju Jakarta dan sekitarnya. Berdasarkan pantauan volume kendaraan yang melintasi Ruas Tol Semarang Seksi A,B,C, JTT menjalankan one way lokal di KM 425 B menjelang Rest Area KM 424. Untuk memperlancar arus, JTT juga memberlakukan buka tutup secara situasional pada Rest Area KM 424," tuturnya.
Ria menambahkan, JTT telah menyiagakan petugas operasional di lapangan serta memastikan kesiapan sarana dan prasarana guna mendukung pelaksanaan rekayasa lalu lintas tersebut agar berjalan dengan aman dan lancar. JTT mengimbau kepada seluruh pengguna jalan untuk mematuhi rambu lalu lintas serta arahan petugas di lapangan, memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima, serta merencanakan perjalanan dengan baik.
"Pengguna jalan juga diharapkan dapat memanfaatkan rest area secara bijak dan beristirahat apabila merasa lelah agar perjalanan tetap aman dan nyaman hingga tujuan," katanya.
(Febrina Ratna Iskana)





