JAKARTA, KOMPAS.com - Jalan protokol utama Jakarta, yakni Jalan Jenderal Sudirman dan Jalan MH Thamrin, mulai dipadati kendaraan pada hari keempat Lebaran, Rabu (25/3/2026).
Kepadatan ini terjadi seiring berakhirnya masa libur dan mulai kembalinya aktivitas kerja di Jakarta.
Berdasarkan pantauan di lokasi, antrean kendaraan mulai terlihat di sejumlah titik persimpangan, terutama saat lampu merah.
Panjang antrean bahkan mencapai sekitar 200 meter di beberapa titik.
Baca juga: Mobil BYD “Nyemplung” ke Kolam Bundaran HI Usai Tabrak Pembatas Jalan
Bundaran HI dan Sarinah Jadi Titik TerpadatDi Jalan MH Thamrin, kepadatan paling terasa di kawasan Bundaran Hotel Indonesia dan Sarinah.
Di Bundaran HI, antrean kendaraan mengular bagi pengendara yang hendak menuju Monas akibat penumpukan kendaraan yang berputar arah.
Penumpukan tersebut berasal dari arah Jalan Imam Bonjol dan sempat menyebabkan arus lalu lintas menuju Dukuh Atas tersendat.
Sementara itu, arus lalu lintas di sepanjang sekitar 5 kilometer Jalan Jenderal Sudirman terpantau ramai lancar, meski volume kendaraan meningkat dibandingkan saat libur Lebaran.
Titik terpadat berada di kawasan Bendungan Hilir serta tikungan menuju Jalan Gatot Subroto di kawasan Semanggi.
Baca juga: Terjadi Lagi Pengunjung Tebet Eco Park Dilarang Memotret, Pengelola Buka Suara
Aktivitas Warga dan Ekonomi Mulai Kembali NormalMeski kepadatan meningkat, arus lalu lintas secara umum masih terpantau lancar dengan perlambatan yang hanya terjadi di persimpangan jalan.
Rifki (24), pekerja di kawasan Sudirman, mengaku mulai merasakan peningkatan aktivitas pada hari pertama kembali bekerja setelah libur panjang.
“Pagi tadi naik Transjakarta emang udah kerasa lebih padat jalanan, penumpang bus juga ramai, tapi alhamdulillah enggak macet sama sekali sih. Tapi memang udah ramai karena mulai pada masuk kerja,” ujarnya.
Hal serupa disampaikan Zaki (30), pengemudi ojek online yang mangkal di kawasan Bendungan Hilir, Jakarta Pusat.
Baca juga: Warga Protes Tarif Parkir Liar di Kembangan Rp 20.000, Dalihnya THR Lebaran
Ia menyebut aktivitas ekonomi mulai kembali bergerak setelah sempat sepi selama libur Lebaran.
“Alhamdulillah hari ini tadi keluar dari pagi sih enggak macet, orderan juga udah mulai ramai, banyak yang ke kantor. Kirim-kirim paket juga udah mulai jalan lagi dari toko-toko online,” kata pria yang akrab disapa Jek itu.
Ia mengaku sempat kesulitan mendapatkan pesanan selama libur Lebaran. Padahal, pada hari normal ia biasanya melayani penumpang maupun pengiriman barang, terutama di jam sibuk pagi dan sore hari.
“Biasanya kalau siang tuh banyak paket, karena saya pakai dua aplikasi. Nah kalau sore gitu melipir ke perkantoran, ngambil yang pada pulang kerja. Jadi waktu Lebaran kemarin ya kerasa juga, tapi hari ini udah mulai enak lagi, mulai kerasa hidup lagi,” ujarnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang




