JAKARTA, KOMPAS.com - Kebakaran yang terjadi di sebuah tempat laundry di Jalan Raya Kelapa Nias, Pegangsaan Dua, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Rabu (25/3/2026) siang, menyebabkan dua karyawan mengalami luka ringan.
Insiden ini dipicu ledakan akibat kebocoran gas dari kompor.
Perwira Piket Gulkarmat Jakarta Utara, Buang Miharja, mengatakan kedua korban terluka saat ledakan terjadi di dalam bangunan laundry.
“Ada karyawan sebagian akhirnya sedikit terluka, terbakar. Nah, dua orang itu sekarang tadi dibawa ke puskesmas informasinya, namun luka ringan, tidak membahayakan,” ujarnya saat ditemui di lokasi, Rabu.
Kedua korban diketahui berinisial Y (27) dan IP (38). Y mengalami luka bakar di tangan dan dibawa ke Puskesmas Pegangsaan Dua, sementara IP mengalami luka ringan di tangan dan dirawat di Puskesmas Kelapa Gading.
“Ya, (korban luka) dalam proses penanganan,” kata Buang.
Baca juga: Tempat Laundry di Kelapa Gading Terbakar, Damkar Gerak Cepat Lokalisir Api
Ledakan Terjadi Saat Kompor Dinyalakan
Buang menjelaskan, ledakan terjadi saat kompor gas dinyalakan dalam kondisi terjadi kebocoran, sehingga api langsung menyambar.
“Begitu membuka atau menghidupkan kompor, karena ada kebocoran langsung menyambar. Muncullah ledakan,” jelasnya.
Api kemudian membakar material mudah terbakar di dalam bangunan sebelum akhirnya berhasil dikendalikan oleh petugas pemadam kebakaran.
Baca juga: Kebakaran Laundry di Kelapa Gading Dipicu Kebocoran Gas, Kerugian Capai Rp 300 Juta
Petugas Cegah Api Meluas, Kerugian Capai Rp 300 Juta
Petugas berhasil melokalisir api sehingga tidak merambat ke bagian bangunan lain.
“Tadi kami berhasil mencegah agar api tidak menyebar juga. Jadi hanya di sisi kanan bangunan, tidak ke lantai dua atau ke ruang sebelahnya,” ujarnya.
Luas area yang terbakar diperkirakan sekitar 3 x 13 meter persegi dengan total kerugian mencapai sekitar Rp 300 juta.
“Luas bangunan terbakar 3x13 meter persegi. Taksiran kerugian kurang lebih Rp 300 juta,” tambah Buang.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang