TABLOIDBINTANG.COM - Empat orang keluarga almarhum Mpok Nori, Selasa (24/3) siang diperiksa di Polda Metro Jaya terkait meninggalnya Dwhinta Anggary cucu sang komedian.
Dwhinta Anggary ditemukan meninggal di rumah kontrakan korban di kawasan Cipayung, Jakarta Timur, pada Sabtu (21/3). Dwhinta diduga meninggal karena dibunuh oleh mantan suaminya, WNA asal Irak bernama Fuad.
Pihak keluarga memilih untuk menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada aparat berwenang. Mereka berharap pelaku dapat dijatuhi hukuman yang setimpal atas perbuatannya.
"Ya kita tinggal nunggu dari Bapak Polisi. Saya juga makasih banget sama penyidik sudah sampai hari ini masih bantuin kita. Supaya dihukum seberat-beratnya pelaku," ungkap Dian salah satu anggota keluarga.
Harapan serupa juga disampaikan oleh Dian yang mewakili keluarga korban. Ia berharap proses hukum dapat berjalan lancar dan memberikan keadilan bagi korban.
"Dihukum seberat-beratnya. Ya gitu aja Kak, makasih ya Kak. Maaf ya. Semoga cepat... pokoknya cepat selesai, terus dihukum yang setimpal dengan perbuatannya," kata Dian Puspitasari, kakak korban di Mapolda Metro Jaya.
Adik korban, Dana Safiah mengungkapkan adanya dugaan KDRT yang dialami sang kakak selama berumah tangga dengan pelaku. Meski demikian, ia belum bersedia mengungkapkan secara rinci.
"Kalau KDRT bisa dibilang iya, tapi untuk selanjutnya nanti kita lihat perkembangannya aja," ujar Dana.
Dana juga membenarkan bahwa korban sempat mengalami keguguran hingga tiga kali selama menjalani rumah tangga dengan pelaku.
"Kalau itu benar adanya. Kalau keguguran, iya benar," teranf Dana.
Terkait motif pembunuhan, termasuk isu dugaan perselingkuhan yang sempat beredar, pihak keluarga memilih untuk tidak berspekulasi lebih jauh dan menyerahkan sepenuhnya kepada penyelidikan polisi.
"Kalau itu saya nggak mau bahas terlalu panjang. Yang penting tolong dibantu terus saja biar perkembangan ini makin berlanjut, dan pelaku dihukum seadil-adilnya," pungkas Dana.




