KPK Bidik Pihak Lain di Kasus Korupsi Kuota Haji

metrotvnews.com
2 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap kasus dugaan rasuah pada penyelenggaraan dan pembagian kuota haji, tidak akan setop pada dua tersangka. Penyidik kini tengah membidik keterlibatan pihak lain.

“Adapun dalam penyidikan perkara, penyidik tentu masih akan mendalami apakah masih ada peran dari pihak-pihak lain yang punya peran signifikan, peran krusial dalam konstruksi terkait dengan kuota haji ini,” kata juru bicara KPK Budi Prasetyo di Jakarta, Rabu, 25 Maret 2026.

Budi mengatakan, pendalaman peran pihak lain dilakukan dengan memeriksa sejumlah saksi maupun tersangka. Penyidik meminta keterangan eks Menteri Agama Yaqut Cholili Qoumas (YCQ), untuk mendalami perkara ini, hari ini.

Baca Juga :

265 Keluarga Tahanan KPK Mendaftar Kunjungan Selama Libur Lebaran
Meski demikian, Budi enggan mengungkap pihak lain yang dibidik oleh KPK. Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu menyebut bakal ada pengumuman resmi terkait kasus kuota haji dalam waktu dekat.

“Nanti kita konpers,” kata pelaksana tugas (Plt) Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Gutur Rahayu di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, dikutip pada Rabu, 25 Maret 2026.

KPK menetapkan eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas (YCQ) dan eks Staf Khusus Menteri Agama Isfan Abidal Aziz (IAA) alias Gus Alex, sebagai tersangka dalam kasus dugaan rasuah pada penyelenggaraan dan pembagian kuota haji. KPK berjanji akan menyelesaikan kasus itu ke persidangan.

Eks Menag sekaligus tersangka korupsi kuota haji, Yaqut Cholil Quomas. Foto- Metrotvnews.com/Candra

Masalah dalam kasus korupsi ini adalah karena adanya pembagian kuota yang tidak sesuai dengan aturan yang berlaku. Indonesia sejatinya diberikan 20 ribu tambahan kuota untuk mempercepat antrean haji.

Dari total itu, pemerintah seharusnya membaginya dengan persentase 92 persen untuk haji reguler, dan delapan persen untuk khusus. Namun, sejumlah pihak malah membaginya rata yakni masing-masing 50 persen.

KPK sudah banyak memeriksa pejabat di Kemenag. Lalu, pihak penyedia jasa travel umroh juga dimintai keterangan, salah satunya Ustaz Khalid Basalamah.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
BMKG Prediksi Sejumlah Wilayah Banten Berpotensi Diguyur Hujan Ringan Hari Ini
• 11 jam lalutvrinews.com
thumb
Arus Balik Lebaran di Simpang Kanggraksan Cirebon Ramai Lancar
• 8 jam lalutvrinews.com
thumb
Angkut Penumpang, Sejumlah Mobil Bak Terbuka Diberhentikan Petugas
• 20 jam lalutvrinews.com
thumb
Alumni Teknik Sipil Unhas Angkatan 1996-1997 Sukses Gelar HBH IKATSI UH 2026
• 23 jam laluterkini.id
thumb
Jelang FIFA Series 2026, Pelatih Timnas Indonesia Targetkan 80 Ribu Suporter Ramaikan SUGBK
• 12 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.