Seorang anak balita berinisial BA (4) asal Kalasan, Sleman, meninggal dunia setelah tertemper kereta api Rabu (25/3). Korban diketahui sebelumnya bermain di dekat rumah yang tak jauh dari lokasi kejadian.
Kasi Humas Polresta Sleman, Iptu Argo Anggoro, mengatakan peristiwa tragis tersebut terjadi sekitar pukul 08.00 WIB. Kereta yang melintas diketahui merupakan Kereta Api Gajayana dengan rute Gambir–Malang.
“Polsek Kalasan Polresta Sleman mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) kecelakaan kereta api yang mengakibatkan seorang anak meninggal dunia,” kata Argo dalam keterangan tertulisnya, Rabu (25/3).
“Korban merupakan warga setempat. Berdasarkan keterangan saksi, korban sebelumnya bermain di sekitar rumah yang berada di dekat jalur rel kereta api,” tambahnya.
Ibu korban yang mengetahui kejadian tersebut segera menghampiri lokasi dan membawa korban pulang sebelum akhirnya dibawa ke rumah sakit bersama petugas.
Dalam penanganan lanjutan, korban dibawa ke RS Bhayangkara Polda DIY untuk mendapatkan penanganan medis sekaligus proses visum. Saat ini kepolisian masih mendalami peristiwa tersebut.





