Asyik Bermain di Sekitar Rel, Bocah 4 Tahun di Sleman Tewas Tertemper KA Gajayana

tvonenews.com
2 jam lalu
Cover Berita

Sleman, tvOnenews.com - Nasib tragis menimpa seorang bocah berusia 4 tahun di Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta.

Korban inisial BA meninggal dunia setelah tertemper kereta api saat bermain di sekitar rel pada Rabu (25/3/2026).

Kejadian tersebut berlangsung di kawasan permukiman korban di Dusun Dogongan Kringinan 02/08, Kalurahan Tirtomartani, Kapanewon Kalasan yang berdekatan dengan jalur rel kereta api.

Peristiwa nahas terjadi saat Kereta Api 7002A Gajayana tambahan jurusan Gambir - Malang melintas di kilometer 155+3/4 petak jalan antara Maguwo - Brambanan.

Berdasarkan keterangan saksi, korban sebelumnya bermain di sekitar rumah yang berada dekat dengan jalur rel kereta api.

"Ketika kereta api lewat, korban tengah asyik bermain di sekitar rumahnya yang berada dekat jalur rel kereta," terang Iptu Argo Anggoro, Kasi Humas Polresta Sleman, Rabu (25/3/2026).

Mengetahui kejadian tersebut, lanjut Argo, ibu korban segera menghampiri lokasi dan membawa korban ke rumah sebelum akhirnya bersama petugas Polsek Kalasan membawa korban ke RS Bhayangkara Polda DI Yogyakarta untuk penanganan lebih lanjut serta proses visum.

Petugas kepolisian yang dipimpin Kapolsek Kalasan bersama piket fungsi langsung mendatangi lokasi, melakukan olah TKP, mencatat keterangan saksi, serta berkoordinasi dengan Tim Inafis Polresta Sleman.

Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman dengan meminta keterangan saksi serta melengkapi administrasi laporan guna penanganan lebih lanjut. 

Atas insiden ini, KAI Daop 6 Yogyakarta menyayangkan terjadinya temperan terhadap KA dan mengingatkan masyarakat agar selalu waspada, berhati-hati, disiplin mematuhi rambu-rambu yang ada dan tidak beraktivitas di jalur KA. 

Aktivitas yang tidak seharusnya dan pelanggaran di perlintasan sebidang dan jalur KA dapat membahayakan keselamatan, baik keselamatan para petugas kereta api, penumpang KA maupun pengguna jalan itu sendiri.

“Kami sangat menyayangkan kejadian ini, diharapkan tidak terjadi di kemudian hari. Masyarakat diimbau untuk mematuhi rambu-rambu yang berlaku dan tidak beraktivitas di jalur KA karena jalur KA merupakan area steril hanya untuk perjalanan KA,” tutur Feni Novida Saragih, Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta.

KAI Daop 6 Yogyakarta juga mengimbau masyarakat agar tidak membuat perlintasan liar, disiplin dan berhati-hati serta mematuhi rambu-rambu yang ada.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
IHSG Melonjak 2,75% Usai Libur Panjang Lebaran, Apa Penopangnya?
• 5 jam lalukatadata.co.id
thumb
Insanul Fahmi Sedih Tak Bisa Bertemu Anak saat Lebaran
• 21 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Astaghfirullah, Selama Lebaran Ada 198 Kasus Kecelakaan, Begini Rincian Lengkapnya
• 14 jam lalutvonenews.com
thumb
Harga Minyak Sempat Turun di Bawah USD 100/Barel, Tapi Pasar Masih Wait and See
• 11 jam lalukumparan.com
thumb
Korban Meninggal dan Luka Berjatuhan, Warga Jateng Masih Belum Kapok Main Petasan
• 2 jam lalukompas.id
Berhasil disimpan.