Bisnis.com, SEMARANG - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 4 Semarang mencatatkan jumlah penumpang pada 11-25 Maret 2026 menembus total 830.498 orang.
Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, memberikan gambaran mengenai kondisi hari pertama kerja di stasiun-stasiun Semarang. Dia mengatakan bahwa hari pertama kerja pascalibur Idulfitri 1447 H pada Rabu (25/03/2026), intensitas pergerakan masyarakat di moda transportasi kereta api cukup tinggi.
Menurutnya, kepadatan ini menunjukkan bahwa arus balik Lebaran masih berlangsung dengan mobilitas masyarakat yang tetap terjaga di level tinggi. Kepercayaan publik terhadap moda transportasi kereta api dinilai menjadi faktor utama stabilitas volume penumpang tahun ini.
Berdasarkan data operasional per Rabu (25/3/2026) pukul 09.00 WIB, tercatat sebanyak 65.793 penumpang menggunakan layanan kereta api di wilayah Daop 4 Semarang. Angka tersebut terbagi atas 33.140 penumpang yang berangkat (naik) dan 32.653 penumpang yang tiba (turun).
Data ini diprediksi akan terus bertambah mengingat jadwal keberangkatan kereta api jarak jauh yang masih tersedia hingga malam hari.
Secara kumulatif, periode Angkutan Lebaran 2026 yang berlangsung selama 15 hari sejak 11-25 Maret 2026 KAI Daop 4 telah melayani total 830.498 penumpang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 395.710 orang tercatat sebagai penumpang naik dan 434.788 orang merupakan penumpang turun di seluruh stasiun wilayah kerja Daop 4 Semarang.
Baca Juga
- Tiket Cuma Rp5.000, Okupansi KA Siliwangi Tembus 201% Saat Lebaran
“Kami mengapresiasi kepercayaan masyarakat yang memilih kereta api sebagai moda transportasi andalan selama periode Lebaran. KAI berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan yang aman, nyaman, dan berkesan bagi seluruh pelanggan,” ujar Luqman dalam keterangannya.
Puncak arus balik di wilayah Daop 4 Semarang terjadi pada Senin, 23 Maret 2026 atau H+1 Lebaran. Pada hari tersebut, volume penumpang harian mencapai angka tertinggi sebesar 74.031 orang. Tren ini berlanjut pada Selasa, 24 Maret 2026 dengan total 69.718 penumpang.
Stasiun Semarang Tawang tetap menjadi pusat aktivitas tersibuk dengan total 38.099 penumpang selama dua hari awal arus balik. Posisi kedua ditempati oleh Stasiun Semarang Poncol dengan 31.111 penumpang, disusul oleh Stasiun Tegal yang melayani 21.905 penumpang. Stasiun Pekalongan dan Stasiun Cepu juga mencatatkan volume yang signifikan dengan masing-masing 15.991 dan 7.675 penumpan.
Dari sisi okupansi tiket, prospek transportasi rel di wilayah ini masih akan sibuk hingga akhir pekan. Data penjualan tiket untuk periode 26-29 Maret 2026 menunjukkan ada 76.984 tiket yang telah terjual.
KAI Daop 4 Semarang mengoperasikan 36 perjalanan KA jarak jauh setiap harinya, yang terdiri dari 34 KA reguler dan 2 KA tambahan. Beberapa rangkaian favorit seperti KA Airlangga, Ambarawa Ekspres, dan Joglosemarkerto dilaporkan memiliki tingkat keterisian yang optimal dengan tujuan utama Jakarta, Surabaya, serta Bandung.
Menutup keterangannya, Luqman mengingatkan para pengguna jasa untuk menjaga aspek keamanan pribadi selama di perjalanan. “Kami mengingatkan pelanggan agar menjaga barang bawaan masing-masing, tidak lengah terhadap barang pribadi, serta datang lebih awal ke stasiun agar proses boarding berjalan lancar,” tutupnya.





