Setkab Teddy Ungkap Prabowo Minta Proyek Ini Dipercepat di Kota-kota Besar

viva.co.id
19 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Presiden Prabowo Subianto memerintahkan percepatan pengelolaan sampah menjadi energi atau waste to energy (WTE) di kota-kota besar di Indonesia. Sehingga penggunaan energi apternatif yang berkelanjutan bisa segera terealisasi.

Hal tersebut dikatakan Presiden Prabowo saat menerima Menteri Investasi dan Hilirisasi yang juga Kepala Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) Rosan Perkasa Roeslani bersama sejumlah Menteri Kabinet Merah Putih di kediaman pribadi Presiden di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Rabu, 25 Maret 2026.

Baca Juga :
Prabowo Bakal Kunker ke Jepang Akhir Maret, Temui Kaisar hingga PM
Arahan Khusus Prabowo ke Kepala BGN: Tingkatkan Standar SPPG dan Kualitas MBG

"Kepala Danantara Bapak Rosan Roeslani melaporkan perkembangan program waste to energy atau program pengelolaan sampah menjadi energi di seluruh Indonesia, khususnya yang berada di kota-kota besar dan padat penduduk, seperti DKI Jakarta, Tangerang, Bandung, Semarang, Surabaya, Medan, Bali, dan kota lainnya di Indonesia,” ujar Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dalam keterangan tertulisnya.

Teddy menjelaskan bahwa program WTE bisa menjadi solusi strategis dalam mengatasi persoalan sampah yang selama ini belum tertangani secara optimal. Selain itu, program WTE akan mendukung penyediaan energi alternatif yang berkelanjutan.

Dia menyampaikan Presiden Prabowo menginginkan langkah cepat dan terintegrasi dari pemerintah pusat untuk menangani persoalan sampah di daerah. Kepala Negara berharap agar timbunan sampah yang telah lama menjadi permasalahan dapat segera dibersihkan, dihilangkan, dan dimanfaatkan menjadi sumber energi, khususnya energi listrik.

"Presiden Prabowo menginginkan pemerintah pusat segera mengelola sampah-sampah yang telah lama tidak tertangani dengan baik di daerah untuk segera dibersihkan, dihilangkan, dan dimanfaatkan untuk menjadi energi, terutama energi listrik," kata Teddy.

Langkah ini menegaskan arah kebijakan pemerintah dalam membangun sistem pengelolaan sampah modern berbasis teknologi, sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional melalui pemanfaatan sumber daya domestik yang ramah lingkungan.

Dengan pendekatan hilirisasi yang terintegrasi, program waste to energy diharapkan tidak hanya menyelesaikan persoalan lingkungan, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru, menciptakan lapangan kerja, serta mendorong kota-kota di Indonesia menuju masa depan yang lebih bersih dan berkelanjutan.

Baca Juga :
Prabowo dan Idul Fitri 2026, Pesan Kedaulatan Batiniah dari Aceh
Prabowo Rayakan Ultah Didit, Panjatkan Doa dan Unggah Foto Masa Kecil
Prabowo Prioritaskan Hilirisasi Meski RI Ada Perjanjian Tarif dengan AS

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Wakil Ketua MPR Nilai Krisis Energi Jadi Momentum Benahi Subsidi BBM dan LPG
• 1 jam lalupantau.com
thumb
Kaca Mobil Ioniq 5 Dipecah Pencuri di Serpong, iPhone Raib
• 1 jam lalukompas.com
thumb
Layanan Internet Topang Kinerja, DSSA Bukukan Rp6,14 Triliun di 2025
• 10 jam laluidxchannel.com
thumb
Pendapatan Jabar Meroket 3 Kali Lipat Berkat Diskon Pajak Kendaraan 10 Persen, KDM Gaspol Bangun Jalan-jalan di Jabar
• 7 jam lalutvonenews.com
thumb
Komisi I DPR Dorong TNI Evaluasi Kelembagaan Meski Kabais sudah Mundur
• 51 menit laludetik.com
Berhasil disimpan.