REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- DPRD Jawa Barat meminta seluruh petugas siaga di seluruh destinasi wisata yang berada di Provinsi Jawa Barat. Langkah itu dilakukan untuk menjaga keamanan dan kenyamanan wisatawan yang melonjak saat liburan Lebaran 1447 Hijriah.
Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat MQ Iswara mengingatkan masyarakat agar tidak abai terhadap faktor keselamatan saat berwisata, terutama di lokasi yang rawan bencana alam. Selain itu, wisatawan tetap perlu waspada dengan selalu memantau kondisi cuaca sebelum dan selama perjalanan.
Baca Juga
1.120 Sopir Angkot di Sukabumi Diliburkan di Momen Libur Lebaran 1447 Hijriah
Libur Lebaran, Kawasan Alun-Alun Bandung Hingga Taman Lalu Lintas Dipadati Wisatawan
Pimpinan Komisi V Dorong Penguatan Layanan Pos Kesehatan di Jabar Saat Arus Balik Lebaran
Ia mengatakan pemantauan kondisi cuaca perlu dilakukan untuk menghindari potensi risiko seperti longsor, banjir, maupun cuaca ekstrem. Selain itu, petugas diminta meningkatkan kesiapsiagaan.
"Masyarakat harus hati-hati dan mengecek kondisi cuaca. Jangan sampai liburan justru berujung pada hal yang tidak diinginkan," ucap dia kepada wartawan, Rabu (25/3/2026).
.rec-desc {padding: 7px !important;}
Ia meminta petugas siaga di titik-titik wisata yang diprediksi mengalami lonjakan pengunjung. Petugas diminta tidak hanya fokus pada pengaturan arus wisatawan, tetapi juga memastikan keamanan lingkungan termasuk mengantisipasi potensi gangguan seperti praktik pungutan liar (pungli).
"Petugas harus siaga, pastikan wisatawan merasa aman dan nyaman. Jangan sampai ada pungli yang mencoreng citra pariwisata Jawa Barat," kata dia.
Ia mengatakan Jawa Barat menjadi salah satu tujuan utama wisatawan saat libur Lebaran, dengan beragam destinasi mulai dari kawasan Puncak, Ciwidey, Lembang, Ciater, pantai pangandaran dan jalur pantai selatan jawa barat. Sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, pengelola wisata dan warga lokal dinilai menjadi kunci guna menciptakan suasana liburan yang tertib dan kondusif.