tvOnenews.com - Arus balik Lebaran 2026 menuju Jakarta mulai memasuki fase normal setelah beberapa hari sebelumnya dipadati kendaraan dari berbagai daerah di Pulau Jawa.
Salah satu kebijakan utama yang sebelumnya diterapkan untuk mengurai kepadatan, yakni sistem one way nasional di ruas Tol Trans Jawa, kini resmi dihentikan.
Keputusan ini menjadi sinyal bahwa puncak arus balik telah terlewati dan kondisi lalu lintas berangsur stabil.
Penghentian skema satu arah tersebut dilakukan setelah evaluasi menunjukkan volume kendaraan yang melintas sudah menurun signifikan.
Dengan berakhirnya kebijakan one way, arus lalu lintas kini kembali diberlakukan dua arah secara normal, meskipun petugas masih menyiapkan langkah antisipatif lain seperti contraflow di titik-titik tertentu untuk menjaga kelancaran perjalanan para pemudik.
Hal ini menjadi kabar baik bagi para pemudik yang masih dalam perjalanan kembali ke ibu kota.
Salah satu indikator penting dari meredanya arus balik adalah dihentikannya rekayasa lalu lintas sistem satu arah atau one way nasional.
Skema yang sebelumnya diterapkan untuk mengurai kepadatan kendaraan kini resmi dicabut setelah puncak arus balik dinyatakan telah terlewati.
Kebijakan ini tentu berdampak langsung pada kelancaran mobilitas kendaraan di jalur utama menuju Jakarta.
One Way Nasional Resmi Dihentikan
Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri secara resmi menghentikan skema one way nasional yang sebelumnya diberlakukan dari KM 414 Gerbang Tol Kalikangkung hingga KM 70 Cikampek.
Keputusan ini diambil setelah dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap kondisi lalu lintas terkini.
Kakorlantas Polri, Agus Suryonugroho, menjelaskan bahwa volume kendaraan yang melintas sudah kembali normal.
"Pagi ini tadi kami melakukan analisa dan evaluasi traffic counting yang melintasi Gate Banyumanik dan Kalikangkung cukup landai, cukup normal," ujarnya kepada awak media di Karanganyar, Rabu (25/3).
Ia juga menambahkan bahwa proses normalisasi dilakukan secara bertahap, mulai dari KM 414 hingga akhirnya seluruh jalur kembali dibuka dua arah hingga KM 70.
Dengan demikian, kendaraan kini dapat melintas secara normal baik dari arah Jakarta maupun sebaliknya.
Contraflow Masih Berlaku di Titik Tertentu




