JAKARTA, KOMPAS.TV - Menteri Agama, Prof. KH. Nasaruddin Umar, menilai kemeriahan Imlek tahun 2026 menjadi tanda kuat semakin luasnya penerimaan masyarakat terhadap keberagaman, termasuk agama Konghucu.
Menurut Nasaruddin Umar, semaraknya Imlek yang terlihat di berbagai ruang publik menunjukkan bahwa perayaan ini tidak lagi eksklusif, melainkan telah menjadi bagian dari kebersamaan bangsa.
Ia menilai, kehadiran masyarakat lintas agama dalam perayaan Imlek menjadi indikator penting tumbuhnya toleransi di Indonesia.
Dalam konteks Imlek, Nasaruddin melihat adanya fenomena menarik: perayaan ini dirasakan sebagai milik bersama.
Tak hanya umat Konghucu, masyarakat dari berbagai latar belakang agama turut merayakan, baik sebagai bagian dari tradisi budaya maupun ekspresi kebersamaan.
Dekorasi Imlek di kawasan sekitar Masjid Istiqlal, misalnya, tidak langsung dibongkar setelah perayaan. Lampion dan ornamen yang ada justru diadaptasi menjadi dekorasi Ramadan dengan mengganti simbol menjadi bulan sabit dan bintang.
Langkah ini dinilai sebagai bentuk sederhana namun kuat dari praktik toleransi yang hidup di tengah masyarakat.
#menag #imlek #indonesia
Penulis : Elisabeth-Widya-Suharini
Sumber : Kompas TV
- menag
- nasaruddin umar
- indonesia
- imlek
- agama





