Harga Avtur Naik Dua Kali Lipat Akibat Perang Iran, Harga Tiket Pesawat Diprediksi Akan Ikut Terdampak

wartaekonomi.co.id
4 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

Konflik di Iran memicu lonjakan harga bahan bakar pesawat (avtur) global hingga hampir dua kali lipat, yang berpotensi mendorong kenaikan harga tiket pesawat dalam beberapa bulan ke depan.

Jurnalis The New York Times, Niraj Chokshi, menyebut harga avtur global meningkat dari sekitar USD 2,41 per galon sebelum konflik menjadi hampir USD 5 per galon setelah perang berlangsung.

Lonjakan biaya operasional tersebut diperkirakan akan dibebankan maskapai langsung kepada penumpang. Kenaikan tarif diprediksi akan berbeda pada tiap kelas layanan, dengan penumpang kelas bisnis dan kelas satu berpotensi mengalami kenaikan lebih besar, terutama untuk pemesanan mendadak.

Baca Juga: Imbas Perang Timur Tengah, Harga BBM Melonjak Drastis di Negara Tetangga

Selain menaikkan harga tiket, maskapai juga mulai mengatur ulang jumlah kursi murah. Maskapai diperkirakan akan mengurangi kuota kursi ekonomi dengan tarif rendah dan menambah kursi pada kategori harga yang lebih tinggi guna menjaga margin keuntungan.

Sejumlah maskapai juga mulai melakukan efisiensi dengan memangkas jadwal penerbangan yang kurang menguntungkan. United Airlines, misalnya, berencana mengurangi penerbangan pada hari tertentu serta penerbangan larut malam.

Maskapai penerbangan juga mempertimbangkan penggunaan pesawat yang lebih hemat bahan bakar jika harga avtur tetap tinggi. Namun, penggantian armada dinilai sulit karena biaya pembelian pesawat yang mahal serta antrean produksi yang panjang.

Kondisi ini diperkirakan paling berdampak pada maskapai bertarif rendah yang memiliki margin keuntungan lebih kecil dibanding maskapai besar seperti American Airlines dan Delta Air Lines.

Pengamat menilai lonjakan harga tiket kemungkinan akan bertahan cukup lama. Jika harga energi tidak segera turun, tarif penerbangan diperkirakan tetap tinggi dan baru berpotensi normal kembali dalam beberapa bulan mendatang.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Arus Balik Lebaran 2026 Lancar, Menhub Siapkan One Way Nasional Jika Padat
• 20 jam laluliputan6.com
thumb
Pasca IPO, Kinerja CDI Group Tumbuh Agresif Sepanjang 2025
• 10 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Rico Waas Pimpin Apel Pasca Idul Fitri 1447 H, Ajak ASN 'Tancap Gas' Bangun Kota dan Tingkatan Pelayanan
• 8 jam lalumediaapakabar.com
thumb
NIK Bisa Disalahgunakan untuk Pinjol, Begini Cara Ceknya di OJK
• 6 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Minuman Lemon Madu Karya IPB Bantu Turunkan Tekanan Darah, Masuk 117 Inovasi Indonesia 2025
• 3 jam lalumedcom.id
Berhasil disimpan.