Arus Balik Lebaran, Jasa Marga: Manfaatkan Diskon Tarif Tol hingga 27 Maret

metrotvnews.com
4 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, dan Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi meninjau lalu lintas arus balik Lebaran 2026 di Jasamarga Tollroad Command Center (JMCT), Rabu, 25 Maret 2026. Dalam peninjauan itu dihadiri Dirut Jasa Marga Rivan A Purwantono.

Dalam paparannya, Dirut Jasa Marga menyampaikan laporan pelaksanaan operasional layanan Idulfitri 1447 H periode H-10 hingga H+3 Lebaran atau 11 Maret - 25 Maret 2026. Laporan tersebut mencakup volume lalu lintas selama arus mudik dan balik, indikator penentuan rekayasa lalu lintas, pengelolaan rest area, pengoperasian jalur fungsional, hingga pemanfaatan teknologi terintegrasi di JMTC yang dapat diakses masyarakat melalui Aplikasi Travoy.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada masyarakat sehingga perjalanan selama arus mudik berjalan dengan baik meskipun puncak arus mudik pada 18 Maret 2026 lalu mencapai 270 ribu yang merupakan angka tertinggi sepanjang sejarah," jelas Rivan dalam keterangan resmi, Rabu, 24 Maret 2026.

Baca Juga :

Arus Balik di Jalan Layang MBZ Naik 202 Persen pada H+3 Lebaran
Dia menerangkan pengendalian puncak arus balik tahap pertama pada 24 Maret 2026 telah berjalan baik. Kini, kata dia, fokus untuk mengantisipasi puncak arus balik gelombang kedua pada 28 Maret hingga 29 Maret 2026.

"Kami kembali mengingatkan masyarakat untuk memanfaatkan diskon tarif tol pada 26-27 Maret serta menggunakan aplikasi Travoy untuk merencanakan perjalanan dengan lebih baik lagi,” ujar Rivan.

Usai pemaparan, kegiatan dilanjutkan dengan laporan digital interaktif bersama petugas di lapangan di antaranya petugas Jasa Marga Siaga Operasional Idulfitri 1447 H di Gerbang Tol (GT) Kalikangkung dan Rest Area 389B Jalan Tol Batang-Semarang, GT Cikampek-Utama Jalan Tol Jakarta-Cikampek, dan GT Prambanan Jalan Tol Jogja-Solo.

Selanjutnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menjelaskan bahwa pemantauan melalui JMTC menjadi elemen penting dalam pengendalian arus lalu lintas, khususnya dalam menentukan penerapan rekayasa seperti contraflow dan one way berbasis indikator volume per capacity ratio (VCR).

“Kami mengimbau masyarakat yang belum kembali agar dapat memanfaatkan sisa waktu perjalanan sehingga puncak arus balik dapat terurai. Keselamatan tetap menjadi prioritas, oleh karena itu pengendara diminta tidak memaksakan diri apabila lelah dan segera beristirahat di rest area untuk menekan angka kecelakaan dan fatalitas,” jelas Listyo.


Kondisi arus lalu lintas jalan tol Cipali arah Jakarta. (Metrotvnews.com/A Rofahan)

Kemudian, Menko PMK Pratikno turut mengapresiasi kelancaran arus mudik serta sinergi seluruh pihak dalam penyelenggaraan operasional layanan Lebaran tahun ini. Meskipun, kata Pratikno, terjadi kenaikan volume kendaraan cukup tinggi.

"Kami berterima kasih kepada seluruh jajaran yang bekerja keras luar biasa, keberhasilan ini tidak lepas dari langkah antisipatif, respons cepat, serta dukungan sistem monitoring berbasis data secara real time,” ujar Pratikno.

Sementara itu, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang telah mematuhi arahan petugas, sehingga angka kecelakaan dapat ditekan. Pihaknya berharap angka kecelakaan dan fatalitas bisa terus turun.

"Kami mengharapkan masyarakat dapat memanfaatkan Work From Anywhere (WFA) maupun diskon tarif tol sehingga bisa mengurangi kepadatan saat puncak arus balik,” ucap Dudy.

Baca Juga :

Kapolri Pastikan Pengendalian Lalin Arus Balik Optimal
Dudy juga mengingatkan pengemudi dengan kendaraan sumbu tiga atau lebih dapat mematuhi ketentuan Surat Keputusan Bersama (SKB) Tentang Pengaturan Lalu Lintas Jalan Serta Penyeberangan Selama Masa Arus Mudik dan Arus Balik Angkutan Lebaran Tahun 2026/1447H terkait pembatasan operasional kendaraan barang, termasuk tidak melintas pada waktu yang telah ditetapkan, yaitu pada periode 13-29 Maret 2026.

Jasa Marga kembali mengimbau pengguna jalan untuk merencanakan perjalanan dengan matang, menghindari waktu puncak jika memungkinkan, memastikan kondisi kendaraan dan pengemudi dalam keadaan prima, serta selalu mematuhi rambu dan arahan petugas di lapangan. Dengan sinergi dan kesiapan seluruh pihak, diharapkan arus balik Idulfitri 1447H dapat berjalan lancar, aman, dan berkeselamatan.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Sederet Janji Friderica Widyasari usai Dilantik Jadi Ketua Baru OJK
• 11 jam laluidxchannel.com
thumb
Tak Perpanjang Kontrak, Mohamed Salah Resmi Tinggalkan Liverpool
• 16 jam lalueranasional.com
thumb
Kriminal kemarin, polisi gencarkan patroli hingga pencuri ditangkap
• 23 jam laluantaranews.com
thumb
Pantau Arus Balik Lebaran 2026, Seskab Teddy: Alhamdulilah Lancar
• 11 jam lalujpnn.com
thumb
Korlantas Prediksi Puncak Arus Balik Gelombang Kedua 29 Maret, One Way Disiapkan
• 2 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.