Pantau Arus Balik Lebaran 2026, Seskab Teddy: Alhamdulilah Lancar

jpnn.com
1 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, JAKARTA - Pemerintah terus memperkuat pengawasan arus balik Lebaran 2026. Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya bersama Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi meninjau langsung ke Terminal Terpadu Pulo Gebang, Jakarta, pada Rabu (25/3) dini hari, tepatnya sekitar pukul 01.00–02.00 WIB, saat periode krusial arus balik berlangsung.

Peninjauan ini menjadi bagian dari komit men pemerintah dalam mengawal mobilitas jutaan masyarakat yang kembali ke Jakarta dan wilayah sekitarnya.

BACA JUGA: Arus Balik Masih Padat, Mobilitas di Tol Trans Sumatera Terpantau Tinggi

Kehadiran langsung pejabat pemerintah di lapangan sekaligus memastikan kondisi faktual di lapangan sesuai dengan laporan yang diterima.

“Tadi jam 1 malam diajak Pak Menhub mengecek puncak arus balik di Terminal Pulo Gebang. Alhamdulillah, setelah tanya-tanya langsung ke para pemudik di bus, mereka sampaikan di perjalanan lancar dan nyaman,” kata Teddy dalam unggahan akun Sekretariat Kabinet di Instagram, Rabu (25/3).

BACA JUGA: One Way Arus Balik Resmi Dicabut, Tol Trans Jawa Berjalan Normal

“Ya sekalian sapa-sapa, salaman, foto-foto sedikit bikin happy (gembira) pemudik.”

Dari hasil pemantauan dan dialog langsung dengan para pemudik, mayoritas menyampaikan bahwa perjalanan mereka berjalan lancar.

BACA JUGA: Arus Balik Lebaran Memuncak, Ribuan Kendaraan dari Sumbar Masuk Riau

Hal ini menjadi indikator positif di tengah tingginya volume pergerakan masyarakat pada periode Lebaran 2026.

Seskab Teddy menegaskan, kelancaran arus balik tidak terlepas dari kerja sama lintas sektor yang solid.

Pemerintah terus memperkuat koordinasi antara Kementerian Perhubungan, Kepolisian, pemerintah daerah, serta berbagai instansi terkait dalam mengelola arus mobilitas nasional.

“Tentunya ini didukung oleh sinergi kuat antara Kementerian Perhubungan, Kepolisian, Pemda, serta seluruh instansi terkait dalam mengelola tingginya mobilitas masyarakat.” ucapnya.

Lebih lanjut, pemerintah memastikan bahwa pengelolaan arus mudik dan balik tahun ini diupayakan lebih optimal dibandingkan tahun sebelumnya, yang juga telah berjalan dengan baik.

Hal ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto agar seluruh proses mobilitas masyarakat selama Lebaran dapat berlangsung aman dan terkendali.

Meski puncak arus balik mulai terlewati, pemerintah tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi lonjakan berikutnya yang diperkirakan terjadi pada 28–29 Maret 2026.

Berbagai langkah antisipatif telah disiapkan, di antaranya penerapan rekayasa lalu lintas seperti sistem satu arah (one way) situasional, pengaturan kapasitas rest area, serta pembatasan operasional kendaraan angkutan barang.

Selain itu, pemerintah juga melanjutkan kebijakan pendukung seperti pemberian diskon tarif tol dan penyediaan ribuan bus mudik gratis untuk membantu mengurangi kepadatan serta memberikan alternatif perjalanan bagi masyarakat.

Upaya yang dilakukan secara terukur dan terkoordinasi ini menegaskan peran aktif pemerintah dalam menjaga keselamatan dan kenyamanan masyarakat selama periode arus balik Lebaran 2026, sehingga seluruh perjalanan dapat berlangsung dengan baik meskipun dalam kondisi padat. (esy/jpnn)

Jangan Lewatkan Video Terbaru:


Redaktur : Djainab Natalia Saroh
Reporter : Mesyia Muhammad


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Penjahat Seks Bebas Berkeliaran di Instagram dan Facebook
• 6 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Cerita Korban Selamat Kecelakaan Mobil ELF di Majalengka
• 23 jam lalukumparan.com
thumb
Tito Bicara Efisiensi bagi Kepala Daerah, Soroti Perjalanan Dinas yang Tak Perlu
• 6 jam lalukumparan.com
thumb
Wacana WFH, Mendagri pastikan layanan esensial akan tetap berjalan
• 7 jam laluantaranews.com
thumb
Pelatih Persib Kedapatan Kunjungi John Herdman? Ini Alasan Bojan Hodak ke Hotel Timnas Indonesia Tinggal
• 7 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.