Pimpinan Perum Bulog Kanwil Papua Ahmad Mustari menyatakan bahwa penyaluran difokuskan ke pasar rakyat agar masyarakat menengah ke bawah dapat merasakan kualitas minyak tersebut. Tahap awal distribusi difokuskan pada 19 kios pengecer di Pasar Hamadi, Kota Jayapura, dengan alokasi sekitar 30 karton per kios atau setara 360 liter.
Penyaluran dilakukan pada Kamis (26/3) sesuai permintaan distributor. Bulog juga berencana melanjutkan penyaluran ke pasar lain di Jayapura untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga. Saat ini, stok minyak goreng di gudang Bulog adalah sekitar 55.000 liter, cukup untuk memenuhi kebutuhan sementara sambil menunggu pasokan berikutnya.
Ahmad Mustari mengungkapkan bahwa kebutuhan minyak goreng di wilayah kerjanya mencapai 513.000 liter per bulan. Bulog memastikan stok tetap terjaga untuk menghindari kekosongan di pengecer. Komunikasi dengan pemerintah pusat, khususnya Direktorat Jenderal Perdagangan Kementerian Perdagangan, terus dilakukan untuk memastikan kelancaran pasokan ke Papua.
Konten ini diolah dengan bantuan AI.




