JAKARTA, KOMPAS.com - Polri memprediksi sekitar 3,4 juta kendaraan akan kembali ke Jakarta pada arus balik Lebaran 2026. Sekitar 42 persen di antaranya diperkirakan akan terkonsentrasi pada puncak arus balik gelombang kedua pada 28-29 Maret 2026.
Baca juga: WFH Bikin Arus Balik Lebih Santai, Pemudik Tak Perlu Buru-buru Kembali ke Bekasi
Kepala Satuan Tugas Humas Operasi Ketupat 2026 Tjahyono Saputro mengatakan, hingga 26 Maret 2026 pukul 06.00 WIB, kendaraan yang masuk Jakarta baru mencapai 1.958.838 unit atau sekitar 57,71 persen dari total proyeksi.
"Jumlah kendaraan keluar Jakarta diproyeksikan mencapai 3,5 juta kendaraan. Sementara kendaraan yang kembali menuju Jakarta diproyeksikan mencapai 3,4 juta kendaraan," kata Tjahyono dalam keterangan video, Kamis (26/3/2026).
Artinya, lanjut Tjahyono, masih terdapat sekitar 42,29 persen arus balik yang diprediksi akan terjadi pada gelombang kedua, yakni 28 hingga 29 Maret 2026.
Polri juga mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan diskon tarif tol pada 26-27 Maret 2026 serta kebijakan work from anywhere (WFA) guna mengatur waktu perjalanan kembali ke Jakarta agar tidak terjadi penumpukan.
Baca juga: Polri: Semua Anggota Masih di Lapangan Antisipasi Arus Balik Kedua
“Apabila membutuhkan bantuan atau mengalami keadaan darurat, masyarakat dapat menghubungi layan polisi 110 yang siaga 24 jam. Polri akan terus hadir dan siaga melalui KRYD hingga seluruh rangkaian arus balik selesai," ungkapnya.
Operasi Ketupat 2026 sendiri resmi berakhir pada 25 Maret 2026 pukul 24.00 WIB. Meski demikian, Polri tetap melanjutkan pengamanan melalui kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD) hingga 29 Maret 2026.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang