Populer: Purbaya Perpanjang Pelaporan SPT Pajak; SPBU di Australia Kehabisan BBM

kumparan.com
11 jam lalu
Cover Berita

Keputusan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memperpanjang pelaporan SPT Tahunan Orang Pribadi menjadi salah satu berita populer kumparanBISNIS sepanjang Rabu (25/3). Selain itu, masalah pasokan BBM di Australia akibat perang di Iran juga tak kalah menyita perhatian publik.

Berikut rangkuman berita populer tersebut:

Purbaya Perpanjang Pelaporan SPT Orang Pribadi hingga Akhir April 2026

Purbaya memperpanjang batas waktu pelaporan SPT Tahunan untuk wajib pajak orang pribadi hingga akhir April 2026, mundur satu bulan dari jadwal semula pada Maret 2026.

Keputusan ini diambil sebagai respons terhadap kendala teknis yang masih dihadapi sebagian wajib pajak terkait implementasi sistem Coretax. Purbaya menyatakan bahwa perpanjangan ini bersifat pasti dan akan segera diresmikan melalui regulasi tertulis.

Data Direktorat Jenderal Pajak per 24 Maret 2026 pukul 24.00 WIB menunjukkan jumlah pelaporan SPT Tahunan Pajak Penghasilan (PPh) untuk Tahun Pajak 2025 telah mencapai 8.874.904 SPT. Mayoritas berasal dari wajib pajak orang pribadi karyawan sebanyak 7.826.341 SPT, disusul non-karyawan 863.272 SPT.

Pelaporan dari wajib pajak badan tercatat 183.583 SPT dalam rupiah dan 138 SPT dalam dolar AS. Progres aktivasi akun Coretax juga signifikan, mencapai 16.723.354 wajib pajak, dengan 15.677.209 di antaranya adalah wajib pajak orang pribadi.

Pasokan Terganggu Imbas Perang Iran, Ratusan SPBU di Australia Kehabisan BBM

Australia menghadapi krisis pasokan bahan bakar dengan ratusan Stasiun Pengisian Bahan Bakar (SPBU) melaporkan kekurangan, dipicu oleh gangguan rantai pasok global akibat perang di Timur Tengah. Menteri Energi Chris Bowen mengungkapkan pada Selasa (23/3) bahwa setidaknya 600 SPBU di seluruh negeri, terutama di New South Wales dan Victoria, mengalami kehabisan minimal satu jenis bahan bakar, memengaruhi sekitar 10 persen dari total SPBU.

Penutupan atau gangguan di Selat Hormuz sejak serangan AS dan Israel terhadap Iran telah memutus sekitar seperlima pasokan minyak dunia, menyebabkan kelangkaan dan lonjakan harga.

Dengan kapasitas pengolahan domestik yang terbatas, Australia mengimpor lebih dari dua pertiga kebutuhan bensin, diesel, dan bahan bakar jet, dengan Korea Selatan sebagai pemasok utama yang kini juga membatasi ekspor.

Pemerintah Australia telah merespons dengan melonggarkan standar diesel selama enam bulan ke depan untuk memperkuat pasokan domestik, membuka peluang bagi pemasok dari AS, Kanada, dan Eropa. Pada pekan lalu, cadangan Australia tercatat hanya mencukupi sekitar 38 hari untuk bensin dan 30 hari untuk diesel, setelah penarikan stok untuk memenuhi lonjakan permintaan.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kompromi Penahanan dan Runtuhnya Wibawa Penegakan Hukum Pasca-Kasus Gus Yaqut
• 3 jam lalukumparan.com
thumb
Menteri PKP Pastikan BSPS di Toba Tepat Sasaran
• 21 jam lalutvrinews.com
thumb
Snapdragon 8 Elite Gen 6 Bocor, Siap Bawa 2nm dan LPDDR6
• 7 jam lalumedcom.id
thumb
Donald Trump Jadwalkan Kunjungan Bersejarah ke Tiongkok 14 Mei Usai Tertunda Perang Iran
• 3 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Kapuspen: TNI Serius Benahi Penegakan Hukum
• 17 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.