Meskipun belum diumumkan resmi, informasi ini mulai memberi gambaran arah pengembangan performa smartphone kelas atas di 2026.
Berdasarkan bocoran dari tipster Digital Chat Station, kedua chipset tersebut diperkirakan meluncur pada September 2026, melanjutkan pola rilis tahunan Qualcomm. Yang menarik, generasi ini disebut akan membawa lompatan signifikan di sisi arsitektur dan teknologi fabrikasi.
Perubahan paling mencolok ada pada penggunaan proses manufaktur 2nm dari TSMC. Jika terealisasi, ini akan menjadi peningkatan besar dibanding generasi sebelumnya, dengan potensi efisiensi daya yang lebih baik sekaligus peningkatan performa CPU dan GPU.
Kedua chipset juga dikabarkan mengusung konfigurasi CPU 2+3+3, yang biasanya dirancang untuk menyeimbangkan performa tinggi dan efisiensi energi dalam berbagai skenario penggunaan.
Untuk varian standar Snapdragon 8 Elite Gen 6 (SM8950), chipset ini disebut akan dibekali GPU Adreno 845 dengan memori grafis (GMEM) 12MB. Selain itu, dukungan RAM masih mengandalkan LPDDR5X dengan konfigurasi quad-channel, serta cache level terakhir (LLC) sebesar 6MB.
Sementara itu, varian Snapdragon 8 Elite Gen 6 Pro (SM8975) hadir sebagai versi lebih bertenaga. Chipset ini dikabarkan menggunakan GPU Adreno 850 dengan GMEM lebih besar, mencapai 18MB.
Di sisi memori, varian Pro bahkan disebut sudah mendukung LPDDR6, selain tetap kompatibel dengan LPDDR5X. Dukungan cache juga ditingkatkan menjadi 8MB LLC untuk menunjang performa yang lebih stabil di beban kerja berat.
Kemunculan LPDDR6 menjadi salah satu poin krusial dalam bocoran ini. Jika benar diadopsi, ini akan menjadi langkah awal transisi ke generasi RAM baru di smartphone, dengan bandwidth lebih tinggi yang berpotensi meningkatkan performa multitasking, gaming, hingga pemrosesan AI.
Namun di sisi lain, teknologi baru ini juga berpotensi mendorong biaya produksi perangkat menjadi lebih tinggi.
Selain dua varian tersebut, bocoran juga menyebut Qualcomm tengah menyiapkan chipset lain bernama Snapdragon 8 Gen 6, namun dengan spesifikasi yang lebih rendah dibanding lini Elite. Hal ini mengindikasikan segmentasi yang semakin jelas antara flagship utama dan varian yang lebih terjangkau.
Meski demikian, seluruh informasi ini masih bersifat rumor dan belum dikonfirmasi langsung oleh Qualcomm. Detail spesifikasi maupun jadwal rilis resmi masih bisa berubah hingga pengumuman resmi dilakukan.
Jika bocoran ini akurat, Snapdragon 8 Elite Gen 6 dan Gen 6 Pro berpotensi menjadi fondasi utama smartphone flagship generasi berikutnya, dengan fokus pada efisiensi, performa grafis, dan kesiapan menghadapi kebutuhan AI yang semakin kompleks.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MMI)





